Rabu, 8 Februari 23

Kepedulian dan Keprihatinan Etnis Rohingya Myanmar

Kepedulian dan Keprihatinan Etnis Rohingya Myanmar

Assalamualaikum wr wb
Salam Sejahtera

Teruntuk Saudaraku Etnis Rohicngya Myanmar…

Salam Nusantara,

Bebarapa hari ini saya menangis melihat kejadian yang tersiar dalam medsos digadget saya dan tentu juga para sahabat se nusantara bahkan seluruh dunia…
Sebuah peristiwa akbar yang saya yakin jika merasa sebagai manusia akan marah, berontak dan berteriak bahkan menyebut nama sang causa prima bukti bahwa saya dan para sahabat se nusantara adalah manusia beradab, terlepas ini adalah persoalan geo politik, perebutan kekuasaan dan wilayah atau bahkan qou vadis etnis yang kebetulan bernama Rohingya yang terhimpit dalam kekuasaan wilayah myanmar/ burma dan bangladesh namun apa yang dilakukan terhadap etnis rohingya sangat tidak manusiawi, bagaimana tidak, saya dan sahabat se nusantara bahkan dunia dipertontonkan kebiadaban terhadap manusia seakan yang dilakukan oleh para pelaku adalah legal dan syah untuk;

1. Membakar rumah dan harta benda etnis rohingya
2. Menyiksa sedemikian rupa dengan memukul kepala dan sekujur tubuh meski sudah tidak berdaya bahkan mungkin sudah meninggal dunia,
3. Membantai warga sipil tidak bersenjata, baik yang pria lebih- lebih terhadap wanita dan anak- anak tak berdosa
Yang lebih sadis meskipun seandainya korban bersalah dan salah satu pelaku pertikaian adalah
4. Memotong kaki, tangan hidup- hidup tanpa menghiraukan erangan yang menyakitkan dengan eksekusi terakhir penyembelihan…subhanallah, ini sangat keterlaluan, biadab, keji dan saya katakan para pelaku pasti iblis yang melebihi sifat – sifat binatang
5. Pemotongan dan pengulitan mayat- mayat dan pemotongan kepala yan dipertontonkan yang sama sekali tidak ada kelucuan didalamnya
jika ini benar terjadi maka ini adalah kejahatan luarbiasa yang terjadi pada abad ini, kejadian ini adalah genoside seperti halnya yang dilakukan oleh hitler pada saat nazi bahkan ini lebih kejam, sadis dan biadab padahal dalam kondisi perang pun tidak boleh praktek yang tidak manusiawi dilaksanakan khususnya pada sipil tak bersenjata termasuk anak- anak dan wanita.

Pada kesempatan ini keperpihakan saya dan sahabat se nusantara terhadap para saudara mustadafin (tertindas) rohingya myanmar terus saya suarakan baik untuk sahabat secara pribadi baik organisasi masyarakat, agama, kepemudaan bahkan politik untuk menyuarakan agar ;
1. Hentikan kekerasan dan kekejaman yanh dilakukan kepada etnis rohingya myanmar/ burma
2. Hentikan praktek genoside atas etnis rohingya myanmar/ burma
3. Mendorong agar menyelesaikan masalah tersebut secara beradab dan sesuai hukum internasional.

Mari seluruh sahabat se nusatara untuk memberikan bantuan doa sesuai denga kepercayaan masing- masing agar Tuhan yang maha esa mengulurkan tangannya untuk segera menyelesaiakan konflik dan kekerasan yang terjadi atas saudara kita khususnya etnis rohingya dimyanmar/ burma karena peristiwa ini bukan karena agama melainkan tragedi kejahatan genoside berbentuk pembantaian manusia.

Sahabat- sahabatku se nusantara mari bersama – sama mendorong pemerintah baik eksuekutif dalam hal ini presiden dan jajarannya, legeslatif yang ada di parlemen baik DPD, DPR dan MPR maupun Yudikatif yaitu Kehakiman, MA maupun MK agar memberikan bantuan sesuai dg jalannya masing- masing untuk turut serta “MENGHENTIKAN GENOSIDE ATAS ETNIS ROHINGYA DI MYANMAR/BURMA DENGAN CARA KEKERASAN DAN PEMBANTAIAN SECARA KEJI DAN KEJAM SERTA SELESAIKAN SELESAIKAN MASALAH SECARA, MANUSIAWI, BERADAB SESUAI HUKUM INTERNATIONAL”, sesuai amanat UUD1945 yang menyatakan equality before the law, perlindungan ham dan penghapusan penjajahan diseluruh dunia.

Tulisan ini adalah bagian dari keprihatinan dan kepedulian saya sebagai manusia yang tentunya sama halnya dengan sahabat- sahabat se nusantara. Dan tidak akan menjadi sesuatu hal yang signifikan bila tidak ada kepedulian bersama untuk bersama menyuarakan. Akhir kata semoga ;

1. Allah Swt sebagai Tuhan sang causa prima mengabulkan doa kita semua dan memberikan yang terbaik bagi kita semua khususnya saudara kita etnis rohingya di myanmar;
2. Mohon kepeduliannya para sahabat se nusantara untuk saudara kita etnis rohingya di myanmar untuk menyerukan hentikan genoside dengan cara kekerasan dan kekejaman yang tidak manusiawi;
3. Semoga kepedulian yang sudah tertuang dalam tulisan ini bisa sampai ke pihak pemerintah baik eksekutif, legeslatif dan yudikatif sehingga kepedulian dan keprihatinan dapat berlanjut hingga tingkat internasional dan berdampak berhentinya genoside dengan bentuk kekerasan dan kekejaman atas etnis rohingya di myanmar serta adanya solusi terbaik bagi semua pihak yang bertikai.

Wallahul muwafiq illa aqwamitthariq
Wassalamualaikum wr wb

Nusantara, 1 September 2017

Salam Nusantara,

Abdullah Sultan

 

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.