Kamis, 26 Mei 22

Kepala Polisi Cologne Dipecat Saat Penyelidikan Penyerangan Seksual

Kepala Polisi Cologne Dipecat Saat Penyelidikan Penyerangan Seksual

Cologne – Kepala polisi Kota Cologne di Jerman dicopot manakala aparat kota tersebut tengah menyelidiki kasus penyerangan seksual yang menimpa sejumlah perempuan pada malam Tahun Baru.

Keputusan pencopotan Kepala Polisi Kota Cologne, Wolfgang Albers, ditempuh Menteri Dalam Negeri Negara Bagian North Rhine-Westphalia, Ralf Jaeger. Menurut Jaeger, pencopotan Albers dilakukan ‘demi mengembalikan kepercayaan publik kepada polisi’.

Sebelumnya, Jaeger mengkritik kinerja polisi. Menurutnya, polisi harus “menyesuaikan” fakta bahwa sekelompok pria telah melakukan penyerangan terhadap sejumlah perempuan secara massal.

Kritik terhadap polisi juga dilancarkan Menteri Dalam Negeri Jerman Thomas de Maiziere. Dia menyebut hanya ada beberapa petugas yang berjaga di alun-alun di luar stasiun kereta api utama pada malam Tahun Baru. Padahal, polisi telah mengetahui keberadaan sekitar 1.000 pria, yang sebagian mabuk dan agresif, di lokasi tersebut.

Kendati Albers dibebastugaskan dari posisinya, Jaeger mengatakan hal itu tidak mempengaruhi penyelidikan yang tengah dilakukan.

“Masyarakat berhak tahu apa yang terjadi pada malam Tahun Baru, siapa pelakunya, bagaimana kejadian seperti itu bisa dicegah di masa depan,” kata Jaeger.

Sejauh ini, kepolisian federal telah menetapkan sebanyak 31 orang tersangka, 18 orang diantaranya berstatus pencari suaka.

Para tersangka itu mencakup sembilan orang Aljazair, delapan Maroko, empat Suriah, lima Iran, dua Jerman dan seorang dari Irak, Serbia dan Amerika Serikat.

Secara terpisah, Kepolisian Cologne mencatat 170 aduan kejahatan yang terjadi pada malam Tahun Baru, termasuk 117 di antaranya serangan seksual. Dari jumlah tersebut, dua di antaranya adalah tuduhan pemerkosaan. (BBC)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.