Rabu, 15 Juli 20

Kepala BNPB Usul Agar Tanggap Darurat di Garut Diperpanjang

Kepala BNPB Usul Agar Tanggap Darurat di Garut Diperpanjang

Garut, Obsessionnews.com- Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Willem Rampangilei mengusulkan agar tanggap darurat bencana banjir bandang di Garut, Jawa Barat yang berakhir hari ini, Selasa (27/9), diperpanjang. Tanggap darurat dapat diperpanjang menjadi 14 hari ke depan setelah melihat situasi di lapangan.

“Masih banyak masalah yang belum dapat dituntaskan. Masih memerlukan status tanggap darurat untuk memudahkan akses dalam penanganan darurat. Masih ada 19 korban jiwa hilang. 6.361 jiwa masih mengungsi di 12 titik pengungsian,” ujar Willem, seperti dilansir laman BNPB, Selasa (27/9/2016).

baca juga:

Kagum Kirim Bantuan ke Korban Banjir Garut

Tim SAR Terus Cari 20 Korban Hilang Banjir Garut

Jokowi Minta Pencarian Korban Bencana di Garut Ditingkatkan

Pangdam Instruksikan Prajurit Siliwangi Bantu Korban Banjir Garut

Sedangkan kerusakan bangunan meliputi 605 rumah rusak berat, 200 rumah rusak sedang, 961 rumah rusak ringan, 255 rumah terendam dan 283 rumah hanyut. Selain itu juga terdapat kerusakan sekolah, rumah ibadah, rumah sakit dan bangunan umum lainnya. Tidak mungkin mengatasi semua itu tanpa status tanggap darurat.

Selain itu RSUD dr. Slamet juga belum berfungsi normal dan masih banyak gedung sekolah yang rusak parah. Masih membutuhkan waktu untuk membersihkan dan mengembalikan dalam keadaan normal kembali. Namun, Kepala BNPB menyerahkan kembali kepada Bupati Garut sebagai pengambil keputusan.

Kepala BNPB dalam pemantauan di lokasi bencana di Garut juga mengunjungi Bendung Copong. Kepala BNPB mengingatkan untuk memperkuat sistem peringatan dini banjir dan longsor serta edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat.

Hal ini disampaikan saat rapat evaluasi masa tanggap darurat bencana Garut dengan Wakil Bupati, Komandan Tanggap Darurat, Basarnas, Sestama, Deputi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BNPB dan pejabat SKPD setempat di Kodim 0611/Garut.

Hari ini Tim SAR berhasil menemukan satu korban hilang lagi sehingga sampai hari ke 6 ini berjumlah 34 orang. Besok, pencarian 19 korban yang masih hilang akan difokuskan di wilayah Waduk Jati Gede Kabupaten Sumedang. Wilayah pencarian korban hilang diperluas hingga 40 kilometer dari Garut ke bagian hilir.

Pencarian akan menggunakan perahu karet, namun akan terkendala oleh banyaknya sampah dan kayu yang masih berserakan. Selain fokus pada pencarian korban, Tim SAR juga sudah memfokuskan upaya pembersihan khususnya di daerah Cimacan. @reza_indrayana

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.