Selasa, 5 Juli 22

Kenaikan Belanja Pemerintah Picu Peningkatan Uang Beredar

Kenaikan Belanja Pemerintah Picu Peningkatan Uang Beredar
* Ilustrasi uang rupiah (foto : ist)

Jakarta, Obsessionnews.com – Bank Indonesia (BI) menyatakan jumlah uang beredar dalam arti luas (M2) meningkat pada Oktober 2020 meningkat. Junanto Herdiawan, Direktur Informasi BI berkata posisi uang beredar tersebut sebesar Rp6.780,8 triliun atau meningkat 12,5 persen (yoy), lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan bulan sebelumnya sebesar 12,4% (yoy).

Sementara uang beredar dalam arti sempit (M1) dan uang kuasi tumbuh sebesar 10,7 persen (yoy) atau lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan pada September 2020 sebesar 10,6 persen (yoy). Ini didorong oleh peredaran uang kartal yang tinggi di masyarakat.

“Sementara itu, surat berharga selain saham masih mengalami kontraksi meskipun membaik dari bulan sebelumnya, dari -13,9 persen (yoy) pada September 2020 menjadi -12,1 persen (yoy) pada bulan laporan,” kata dia dalam keterangannya, Senin (30/11).

Berdasarkan faktor yang memengaruhi, peningkatan M2 pada Oktober 2020 disebabkan oleh kenaikan ekspansi atau belanja keuangan pemerintah. Hal ini tercermin dari pertumbuhan tagihan bersih kepada pemerintah pusat yang meningkat, dari 76,7 persen (yoy) pada September 2020 menjadi 81,6 persen (yoy) pada Oktober 2020. Sementara itu, aktiva luar negeri bersih tumbuh sebesar 13,9 persen (yoy) pada Oktober 2020, lebih rendah dibandingkan dengan pertumbuhan September 2020 sebesar 16,7 persen (yoy).

“Pertumbuhan kredit pada Oktober 2020 kembali mengalami kontraksi, dari -0,4 persen (yoy) pada September 2020 menjadi -0,9 persen (yoy) pada periode tersebut,” pungkasnya. (Has)

Related posts

1 Comment

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.