Minggu, 28 Februari 21

Kemuskilan Alam Barzakh Setelah Manusia Mati

Kemuskilan Alam Barzakh Setelah Manusia Mati
* Ilustrasi manusia mati di alam barzakh. (Foto: Dream)

Apakah benar dikatakan bahwa di alam barzakh itu ruh-ruh dapat bertemu sesama mereka?

Betulkah semua yang ada di alam barzakh tidak terlepas dari kepit kubur?

Benarkah binatang dapat dengar mayat kena azab dalam kubur?

Adakah semua binatang atau binatang tertentu saja dapat dengar azab kubur?

Berikut ini adalah jawaban dari pertanyaan di atas yang dilansir oleh Ustaz Azhar Idrus.

Ziarah di Alam Barzakh 

Telah diriwayatkan dalam beberapa hadits adalah ruh orang mukmin di alam barzakh itu saling bertemu karena mereka saling berziarah.

Telah diriwayatkan daripada Abu Qatadah r.a. Rasulullah SAW telah bersabda :

إذا ولي أحدكم أخاه فليحسن كفنه فإنهم يتزاورون في قبورهم

Artinya :
“Apabila salah seorang kamu menguruskan jenazah saudaranya maka elokkanlah akan kafannya maka sungguhnya mereka nanti saling berziarah di dalam kubur mereka itu.”
(Hadith riwayat Imam Tirmizi dan Ibnu Majah dan Baihaqi dan Ibnu Abi Dunya)

Dan pada riwayat Jabir bin Abdillah r.a. Nabi saw bersabda :

أحسنوا أكفان موتاكم فإنهم يتباهون ويتزاورون في قبورهم

Artinya :
“Elokkanlah segala kafan mayat-mayat kamu sekelian maka sungguhnya mereka saling berbangga dan saling berziarah di dalam kubur mereka itu.”

Dan pada riwayat Anas bin Malik r.a. Nabi saw bersabda :

إذا وليَ أحدُكم أخاهُ فليحسِنْ كفنَه فإنهم يُبعثونَ في أكفانِهم ويتزاوَرونَ في أكفانِهم

Artinya :
“Apabila seorang kamu menguruskan jenazah saudaranya maka elokkanlah akan kafannya maka sungguhnya mereka akan dibangkitkan pada kafan-kafan mereka itu dan mereka saling berziarah dengan kafan-kafan mereka itu.”

Berkata Syeikh At-Thothowi :

وقد ذكر ذلك الأئمة الحنفية في كتبهم الفقهية وهو أنه يسن تحسين الكفن لأن الموتى يتفاخرون به ويتزاورون بل قال به جميع فقهاء المذاهب

Artinya :
“Dan sungguhnya telah menyebut akan yang demikian itu olih sekelian imam-imama mazhab Hanafi di dalam sekelian kitab fiqah mereka dan yaitu disunatkan mengelokkan kain kafan dari kerana sungguhnya orang yang mati itu saling berbangga dengannya dan saling berziarah mereka itu bahkan telah berkata dengannya olih sekelian fuqahak segala mazhab.” (Kitab Al-Minhatul Wahbiyah)

Adapun bagaimana hakikat cara ruh saling berziarah dan waktu bila berziarah di alam barzakh itu hanya Allah Taala sahaja yang lebih mengetahuinya.

Kepit Kubur

Salah satu dari fitnah kubur ialah mayat akan dikepit olih kubur.

Telah diriwayatkan daripada Aisyah r.a. sungguhnya Nabi saw telah bersabda :

إِنَّ لِلْقَبْرِ ضَغْطَةً وَلَوْ كَانَ أَحَدٌ نَاجِيًا مِنْهَا نَجَا مِنْهَا سَعْدُ بْنُ مُعَاذٍ

Artinya :
“Sungguh bagi kubur itu ada kepitan dan jikalau seorang itu dapat lepas dari kepitan kubur nescaya akan lepas daripadanya Sa’ad bin Mu’az r.a.” (Hadith riwayat Ahmad)

Diriwayatkan daripada Abdullah bin Umar r.a. dari Nabi saw telah menceritakan kesitimewaan seorang sahabat yang bernama Sa’ad bin Mu’az pada hari kematiannya yaitu sabdanya :

هَذَا الَّذِي تَحَرَّكَ لَهُ الْعَرْشُ وَفُتِحَتْ لَهُ أَبْوَابُ السَّمَاءِ وَشَهِدَهُ سَبْعُونَ أَلْفًا مِنْ الْمَلَائِكَةِ لَقَدْ ضُمَّ ضَمَّةً ثُمَّ فُرِّجَ عَنْهُ

Artinya :
“Inilah orang yang bergerak Arasy kerananya dan segala pintu langit telah dibuka bagi ruhnya dan telah bersaksi akan kebaikkannya olih tujuh puluh ribu daripada malaikat sugguhnya akan dikepit dengan sekali kepitan kemudian dilepaskan daripadanya.”
(Hadith riwayat Nasaie)

Dan adalah kepit kubur atas mayat itu bersalah-salahan atas sekira-kira kehendak Allah Taala.

Berkata Syeikh An-Nafrawi Al-Maliki :

وأما ضمَّةُ القبر فلا بد منها ، وإن كانت تختلف باختلاف الدرجات

Artinya :
“Dan adapun kepit kubur itu maka tidak dapat tidak daripada merasainya dan sekalipun ia bersalah-salahan dengan sebab perbezaan darjat orang yang mati itu.” (Kitab Al-Fawakih Ad-Dawani)

Hewan Dengar Azab Kubur

Adalah benar segala hewan dapat mendengar bunyi orang berada di dalam kubur itu diazab.

Telah diriwayatkan daripada Aisyah r.a. berakata :

دخلت علي يهودية فذكرت عذاب القبر فكذبتها. فدخل النبي صلى الله عليه وسلم علي فذكرت ذلك له، فقال النبي صلى الله عليه وسلم: والذي نفسي بيده إنهم ليعذبون في قبورهم حتى تسمع البهائم أصواتهم

Artinya :
“Aku telah datang kepada seorang perempuan yahudi dan aku mencertiakan baginya tentang azab kubur lalu perempuan yahudi itu telah mendustakannya. Kemudian datang Rasulullah saw kepadaku lalu aku menceritakan yang demikian itu baginya. Maka Nabi saw bersabda : Demi Tuhan yang diriku berada dalam kekuasaan-Nya sungguhnya sekelian mereka sungguh akan diazab di dalam kubur-kubur mereka itu sehingga mendengar oleh sekalian binatang akan suara mereka itu.”
(Hadith riwayat Muslim)

Bermula yang mendengar suara azab ahli kubur itu ialah sekalian binatang.

Berkata Imam Bukhari :

تسمعه البهائم كلها

Artinya :
“Akan mendengar suara azab mereka itu itu oleh semua binatang.”

wallahua’lam.

(Red)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.