Jumat, 30 Oktober 20

Kemeriahan di Pasar Imlek Semawis

Kemeriahan di Pasar Imlek Semawis

Semarang, Obsessionnews – Kemeriahan datangnya tahun baru Imlek sangat terasa di Kota Lumpia bulan Februari ini. Berbagai macam ornamen berwarna merah bertebaran di Pasar Semawis, kawasan Pecinan, Kota Semarang, Jawa Tengah. Tahun ini kegiatan yang bertajuk Pasar Imlek Semawis digelar 14 – 17 Februari 2015. Acara yang berlangsung bermacam-macam, mulai dari bazar hingga panggung terbuka.

Acara ini awalnya digagas oleh Komunitas Pecinan Semawis untuk Pariwisata (Kopi Semawis) pada 2004 beriringan dengan ditetapkannya tahun baru Imlek sebagai hari libur nasional. Pada gelaran Pasar Imlek Semawis (PIS) ke-12, kegiatan mengambil tempat di Gang Pinggir (Cap Kao King), Gang Belakang sampai Gang Baru kawasan Pecinan Kota Semarang.

Pasar Imlek Semawis resmi dibuka oleh Walikota Semarang Hendrar Prihadi, Sabtu (14/2). Walikota dalam sambutannya mengajak agar para warganya melalui acara PIS dapat saling menjaga, walaupun berbeda suku ras dan agama. “Kita saling mendoakan agar kita bisa terus bersinergi untuk Semarang yang lebih baik,” ujar Walikota yang akrab disapa Hendi tersebut.

Walikota Semarang Hendrar Prihadi
Walikota Semarang Hendrar Prihadi

Hendi juga berharap agar tradisi ini dapat terus terjaga dan berjalan setiap tahunnya. Selain sebagai bentuk perayaan menyambut Imlek, festival ini juga sebagai bentuk promosi Kota Semarang agar lebih dikenal masyarakat luas.

“Mari kita berkomitmen bersama untuk memajukan acara ini agar menjadi tradisi yang berkelanjutan,” tuturnya.

Acara pembukaan Festival PIS berlangsung selama kurang lebih satu jam dengan menyajikan berbagai atraksi khas Tiongkok yang berlangsung sangat meriah.

Selama tanggal 14-16 Februari 2015 diadakan bazar yang melibatkan usaha kecil dan menengah (UKM) setempat. Banyak UKM yang menyediakan dagangan berupa makanan khas Semarang yang jarang diketahui publik, seperti bacang, bubur kacang, es gempul, pisang penyet, nasi ayam, dan menu-menu menarik lainnya yang wajib untuk dicicipi.

Berbagai kesenian ditampilkan di Festival Pasar Imlek Semawis
Berbagai kesenian ditampilkan di Festival Pasar Imlek Semawis

Berbagai kesenian ditampilkan di festival ini (2)

Sementara untuk panggung pertunjukan berlangsung lebih lama, yaitu hingga tanggal 17 Februari 2015 dengan mempersembahkan atraksi-atraksi menarik layaknya di negeri China. Tidak hanya itu, ada pula kesenian yang merupakan akulturasi budaya China, Jawa dan Arab seperti wayang potehi, gambang Semarang, jipin atau rebana, permainan toyo, dan tambur.

Selain itu, kesenian rakyat tidak hanya dilaksanakan di Gang Baru, Gang Pinggir dan Gang Belakang saja, namun juga digelar di klenteng-klenteng Pecinan seperti Ling Hok Bio, Kwee Lak Wa, dan See Go Kiong. (Yusuf Isyrin Hanggara)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.