Senin, 25 Oktober 21

Kementerian PU-Pera Utang Rp9 Triliun, Bangun Infrastruktur

Kementerian PU-Pera Utang Rp9 Triliun, Bangun Infrastruktur

Jakarta, Obsessionnews – Untuk membangun proyek infrastruktur dasar, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-Pera) mengaku mencari pinjaman dana sekitar Rp9 triliun.

“Sekitar Rp9 triliun dari pinjaman luar negeri. Itu sudah on going,” kata Menteri PU-Pera, Basuki Hadimuljono kepada wartawan di kantor Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Perekonomian, di Jakarta, Jumat (27/2/2015).

Pinjaman tersebut, lanjut dia, berasal dari JICA Jepang, Asian Development Bank (ADB), Islamic Development Bank (IDB), Bank Dunia, Tiongkok dan sudah on going pada beberapa proyek infrastruktur.

“Utang ini sudah on going dan digunakan untuk membangun jalan tol, waduk, irigasi, bendungan, proyek infrastruktur air minum. Mayoritas utang untuk proyek air minum karena menyangkut MDG’s,” kata dia.

Menurut dia, saat ini adalah kesempatan pemerintah untuk mengambil utang luar negeri yang sedang murah. Pasalnya sebentar lagi Indonesia akan mengalami masa middle income yang tidak akan memiliki fasilitas utang luar negeri dengan bunga murah

Meski demikian Basuki mengaku hasil rapat dengan Menteri Koordinator (Kemenko) Bidang Perekonomian Sofyan Djalil petang ini belum final.

“Ini belum final, tapi kita harus memanfaatkan utang luar negeri yang murah, karena kita akan masuk ke negara middle income. Kalau sudah masuk ke negara middle income, kita enggak akan punya fasilitas itu lagi. Itu tadi arahan Pak Menko,” ujar dia. (Kukuh Budiman)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.