Jumat, 29 Oktober 21

Kementerian ATR Jadikan Penghargaan Sistem Merit Sebagai Motivasi Pengembangan SDM

Kementerian ATR Jadikan Penghargaan Sistem Merit Sebagai Motivasi Pengembangan SDM
* Kepala Biro Hibungan Masyarakat Kementerian ATR/BPN, Yulia Jaya Nirmawati. (Foto: dok humas BPN)

Jakarta, Obsessionnews.com – Dinobatkannya Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) dengan kategori “Sangat Baik” pada Inovasi Penerapan Sistem Merit dalam Manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN), tentu menjadi motivasi bagi seluruh jajaran Kementerian ATR/BPN untuk terus meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) serta menciptakan birokrasi pemerintah yang profesional dengan karakteristik berintegritas, berkinerja tinggi, dan bersih dari praktik Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN).

“Kita sudah diberikan kepercayaan oleh KASN, kepercayaan itu yang perlu kita jaga betul dan manfaatkan dengan baik. Untuk itu, kita harus jadikan penghargaan ini sebagai motivasi dalam pengembangan SDM kita,” ujar Kepala Biro Hibungan Masyarakat Kementerian ATR/BPN, Yulia Jaya Nirmawati, sebagaimana dalam siaran pers, Jumat (29/1/2021).

Lebih lanjut ia mengatakan pengembangan SDM di lingkungan Kementerian ATR/BPN harus sesuai dengan nilai-nilai organisasi, Melayani, Profesional, Terpercaya. “Nilai-nilai Kementerian ATR/BPN itu harus kita terapkan dan kembangkan terus dengan baik, tentu ada atau tidaknya penghargaan juga kita tetap harus bekerja dengan baik sesuai nilai-nilai organisasi yang menjadi dasar kita,” ucap Yulia Jaya Nirmawati.

Penghargaan atas penilaian sistem merit yang diberikan kepada kementerian dan lembaga instansi pemerintah setiap tahunnya, Kepala Biro Organisasi dan Kepegawaian, Dalu Agung Darmawan mengatakan dinilai dan berdasarkan kepada 5 aspek, yaitu pengembangan karir, promosi dan mutasi, manajemen kinerja, penggajian, penghargaan dan disiplin, serta sistem informasi,” tuturnya.

Untuk diketahui, sistem merit adalah sistem pengelolaan pegawai atau ASN berdasarkan pada kualifikasi, kompetensi, dan penilaian kinerja. “Dasarnya adalah 3 hal tersebut, dan hal ini sudah kita praktikan pada promosi jabatan di Kementerian ATR/BPN, kuncinya adalah komitmen, komitmen kita untuk membangun sebuah sistem manajemen SDM yang berstandar dunia dan berkelas,” jelas Dalu Agung Darmawan.

“Implementasi sistem merit, dalam hal pengadaan pegawai, harus mengikuti prosedur kita sudah ikut pansel nasional, jadi siapa yang ingin menjadi ASN di sini harus mengikuti seleksi yang telah ditetapkan, di dalam pengangkatan juga ada yang namanya talent pool, disiplin kita terapkan, berhubungan dengan sistem informasi kita terus perbaiki simpeg, proses semua itu merupakan komitmen kita dalam memperbaiki permasalahan yang ada dalam rangka mengimplemetasikan sistem merit ini,” tambahnya.

Keberhasilan pelaksanaan sistem merit merupakan hasil kerja sama yang baik dari seluruh satuan kerja. “Dalam pelaksanaannya tentu ada tantangan tersendiri, karena kita berbeda dengan kementerian lain, dimana kita harus menaungi lebih dari 17.000 ASN dan banyak satker di daerah. Ini merupakan suatu tantangan, namun sudah menjadi komitmen kita bersama untuk membangun SDM di lingkungan Kementerian ATR/BPN,” pungkas Dalu Agung Darmawan. (Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.