Minggu, 29 Januari 23

Kemenrisetdikti Perkuat Riset Padi dan Sapi Wujudkan Ketahanan Pangan

Kemenrisetdikti Perkuat Riset Padi dan Sapi Wujudkan Ketahanan Pangan

Jakarta, Obsessionnews – Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi mendorong inovasi benih padi dan bibit sapi lokal guna mendukung ketahanan pangan nasional. Inovasi tersebut yakni, varietas IPB 3S, dan bibit sapi unggulan.

Direktur Jendral Penguatan Inovasi, Jumain Ape, menuturkan bahwa terdapat 3 komoditas pangan karbohidrat yang akan didorong menjadi swasembada, yaitu padi, jagung, dan kedelai.

“Kemenristekdikti akan bekerja sama dengan Institut Pertanian Bogor (IPB) dan beberapa perusahaan untuk menjadi Pelaksana Industri Benih Unggul Nasional,” ujar Jumain Ape, seperti dilansir laman ristekdikti.go.id, Senin (14/3).

Baca juga:

Kemenristekdikti Danai 15.000 Judul Riset

Ketahanan Pangan Tanggungjawab Pemerintah

ITB Riset Kaki Palsu dan Pesawat Tempur

ITS Lanjutkan Riset Monila

Selain itu, guna memenuhi kebutuhan daging secara mandiri, menyiapkan bibit unggul dengan kualitas genetik sapi lokal.

Jumain juga menegaskan bahwa hingga kini Indonesia masih belum swasembada daging dikarenakan sebagian besar bibit sapi unggul masih impor. Sehingga kebutuhan akan daging masih belum bisa dipenuhi secara mandiri. Oleh karena itu program Kemenristekdikti kali ini berfokus pada pengembangan industri bibit unggul.

“Bekerja sama dengan Kementrian Pertanian, Kini telah ada pusat-pusat industri benih sapi. Sejauh ini sudah ditetapkan terdapat 5 wilyah yaitu Sulawesi Selatan, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Jawa Timur, dan Lampung,” ujarnya.

Jika pusat industri benih sapi tersebut dapat dikembankang dengan baik, kita pasti bisa memenuhi kebutuhan daging nasional dalam 2 sampai 3 tahun kedepan,” tegas Jumain dalam pertemuan tersebut.

Salah satu pusat pengembangan industri perbibitan sapi lokal yang sudah ditetapkan adalah Maiwa Breeding Centre (MBC), UNHAS, Sulawesi Selatan.

Jumain berharap, berbagai upaya tersebut dapat mempercepat hilirisasi hasil-hasil riset dan pengembangan di perguruan tinggi khususnya dan lembaga litbang pada umumnya, agar dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan berkontribusi dalam pembangunan nasional. (rez)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.