Minggu, 28 November 21

Kemenperin Pangkas Anggaran 2016 Rp369.5 M, Ini Rinciannya

Kemenperin Pangkas Anggaran 2016 Rp369.5 M, Ini Rinciannya

Jakarta, Obsessionnews.com – Kementerian Perindustrian melakukan pemangkasan anggaran tahun 2016 sebesar Rp 369,5 miliar, dari pagu (batas tertinggi) semula Rp. 3,26 triliun. Sehingga pagu alokasi anggaran Kemenperin dalam Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Negara Perubahan (RAPBN-P) tahun 2016 menjadi Rp. 2,89 triliun.

“Penghematan anggaran tersebut telah disetujui oleh Komisi VI DPR RI serta sesuai dengan implementasi Inpres Nomor 4 Tahun 2016 tentang Langkah-langkah Penghematan dan Pemotongan Belanja Kementerian atau Lembaga,” kata Menteri Perindustrian Saleh Husin usai Rapat Kerja dengan Komisi VI DPR RI tentang Rencana Perubahan APBN Kementerian Perindustrian Tahun 2016 di Gedung Nusantara I, Jakarta, Senin (27/6/2016).

Di samping itu, Menperin menegaskan, pihaknya dan Komisi VI sepakat untuk tidak menerima anggaran tambahan sebesar Rp. 100 miliar. Tambahan anggaran tersebut berdasarkan Surat Menteri Keuangan Nomor S-522/MK.02/2016 tanggal 23 Juni 2016 perihal Perubahan Pagu Anggaran Belanja K/L dalam APBN-P TA 2016.

“Mengingat keterbatasan waktu pelaksanaan kegiatan, kami memutuskan tidak menerima tambahan anggaran tersebut dan akan mengoptimalkan anggaran yang tersedia,” ujarnya.

Rincian penghematan anggaran tersebut disalurkan untuk program yang dilaksanakan Kemenperin yakni pertama, program pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) lndustri dan Dukungan Manajemen yang semula sebesar Rp. 966,40 miliar menjadi Rp. 884,82 miliar.

Kedua, program peningkatan sarana dan prasarana aparatur yang semula sebesar Rp 15,92 miliar menjadi Rp 9,16 miliar.

Ketiga, program penumbuhan dan pengembangan industri berbasis agro yang semula sebesar Rp 251,42 miliar menjadi Rp 188,78 miliar.

Keempat, program penumbuhan dan pengembangan industri kimia, tekstil, dan aneka yang semula sebesar Rp 205,70 miliar menjadi Rp 163,58 miliar.

Kelima program penumbuhan dan pengembangan industri logam, mesin, alat transportasi, dan elektronika yang semula sebesar Rp. 190,95 miliar menjadi Rp. 142,17 miliar.

Selanjutnya yang keenam program pengawasan dan peningkatan akuntabilitas aparatur yang semula sebesar Rp 49,57 miliar menjadi Rp 46,93 miliar.

“Ketujuh, Program Pengembangan Teknologi dan Kebijakan lndustri yang semula sebesar Rp 571,87 miliar menjadi Rp 558,42 miliar. Kedelapan, program percepatan penyebaran dan pemerataan Pembangunan lndustri yang semula sebesar Rp. 513,49 miliar menjadi Rp. 404,10 miliar,” papar Menperin.

Sementara itu, kesembilan adalah untuk program peningkatan ketahanan dan pengembangan akses industri internasonal yang semula sebesar Rp. 58,47 miliar menjadi Rp. 56,35 miliar. Dan, yang terakhir untuk program penumbuhan dan pengembangan industri kecil dan menengah tidak mengalami pemotongan, yaitu sebesar Rp. 432,87 miliar.

“Pemotongan anggaran terhadap Program Penumbuhan Industri Kecil Menengah tidak jadi dilakukan sebagai bentuk keberpihakan Kementerian Perindustrian dalam mendukung penumbuhan dan pengembangan IKM,” tegas Menperin.

Namun demikian, lanjut Menperin, pemotongan anggaran pada program pengembangan SDM industri tetap dilakukan karena tidak mengganggu pelaksanaan kegiatan belajar dan mengajar pada delapan politeknik dan sembilan sekolah kejuruan yang dimiliki oleh Kemenperin.

Selain itu juga tidak mengurangi target pelaksanaan diklat 3 in 1 yang telah ditetapkan.

“Pemotongan dilakukan pada pengadaan tanah, optimalisasi sisa lelang, penghematan perjalanan dinas dan paket meeting, serta efisiensi kegiatan,” ujarnya.

Sedangkan, anggaran revitalisasi pabrik gula sebesar Rp 62 miliar saat ini masih di bintangi oleh Kementerian Keuangan dan akan diupayakan untuk dilepaskan bintangnya. “Karena pengadaan turbin generator membutuhkan waktu delapan bulan sehingga tidak bisa dilaksanakan, maka anggaran kegiatan revitalisasi pabrik gula yang akan dilaksanakan pada tahun ini adalah sebesar Rp.19,5 miliar,” jelasnya.(Aprilia Rahapit)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.