Selasa, 14 Juli 20

Kemenparekraf Serahkan Bantuan untuk Pekerja Pariwisata DI Yogyakarta

Kemenparekraf Serahkan Bantuan untuk Pekerja Pariwisata DI Yogyakarta
* Kemenparekraf saat menyalurkan bantuan berupa paket sembako bagi pekerja dan pelaku pariwisata di Daerah Istimewa (DI) Yogyakarta. (Foto: Dok Kemenparekraf)

Jakarta, Obsessionnews.com – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) menyalurkan bantuan berupa paket sembako bagi pekerja dan pelaku pariwisata di Daerah Istimewa (DI) Yogyakarta yang terdampak pandemi Covid-19.

Paket sembako yang berisi beras 5 kg, gula 2 kg, kecap manis 550 ml, minyak goreng 2 liter, tepung terigu 1 kg, sarden 1 kaleng, mie instan 10 bungkus ini sebagai bentuk bantuan dari kerja sama Kemenparekraf dengan PT. Indofood Sukses Makmur, dan abon sebagai bentuk bantuan dari Badan Otorita Borobudur yang merupakan perwakilan Kemenparekraf di wilayah Jawa Tengah.

Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggaraan Kegiatan (Event) Kemenparekraf Rizki Handayani mengatakan, pariwisata merupakan sektor yang paling pertama terdampak Covid-19. DIY yang menjadikan pariwisata sebagai sektor unggulan turut mengalami imbasnya, di mana banyak pekerja pariwisata di DIY yang terkena imbasnya.

“Dengan bantuan ini diharapkan dapat membantu pelaku pariwisata khususnya di Yogyakarta dan sekitarnya yang sangat terdampak akibat adanya pandemi Covid-19,” ujar Rizki dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (25/4/2020).

Dalam penyaluran bantuan, pihaknya dibantu oleh Dinas Pariwisata DIY yang akan menyerahkannya kepada 15.000 lebih pekerja pariwisata di Yogyakarta yang terdampak, yakni mereka yang terkena PHK maupun unpaid leave lebih dari tiga pekan.

“Nantinya distribusi bantuan turut dikawal oleh pihak dari Polda DIY dan Polres se-DIY,” tuturnya.

Selain itu, Rizki juga mengapresiasi yang tinggi terhadap Polda DIY dan Dinas Pariwisata DIY atas dukungan penuh dalam penyaluran bantuan tersebut. Kemenparekraf telah melakukan realokasi anggaran untuk penanganan dampak dari Covid-19 terhadap sektor pariwisata dan ekonomi kreatif dan akan terus dikembangkan.

“Kami berharap agar pandemi Covid-19 ini segera berakhir sehingga keadaan dapat kembali normal, khususnya industri pariwisata yang sangat berdampak dari imbas pandemi ini,” pungkasnya. (Poy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.