Selasa, 29 September 20

Kemenparekraf Buka Kembali Pengusulan Banper Infrastruktur Ekraf

Kemenparekraf Buka Kembali Pengusulan Banper Infrastruktur Ekraf
* Pelaku ekonomi kreatif (Erekraf). (Foto: Kemenparekraf)

Jakarta, Obsessionnews.comKementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) membuka kembali pengusulan Bantuan Pemerintah Insfrastruktur Ekonomi Kreatif untuk tahun 2021 (Banper Infrastruktur Ekraf) kepada para pelaku ekraf agar bisa mengembangkan usahanya.

Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kemenparekraf/Baparekraf Hari Sungkari menjelaskan, program bantuan pemerintah tersebut terus berjalan sampai 2019 hingga terjadinya penyatuan antara Kementerian Pariwisata dengan Badan Ekonomi Kreatif menjadi Kemenparekraf/Baparekraf.

Baca juga: Kemenparekraf Salurkan Bantuan BaLaSa kepada Pelaku Parekraf yang Terdampak Covid-19

“Seiring dengan penyatuan tersebut, maka mulai tahun 2021, program ini bernama Banper Infrastruktur Ekraf. Kami membuka kembali pengusulan Banper infrastruktur ekraf untuk tahun 2021 mulai 15 Agustus sampai 30 November 2020 pukul 23.59 WIB,” kata Hari dalam keterangan tertulisnya, Kamis (13/8/2020).

Dia menambahkan, Banper Infrastruktur Ekraf 2021 diberikan untuk fasilitasi penyediaan kelayakan ruang kreatif, dalam bentuk revitalisasi dan sarana. Fasilitasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan produktivitas dan kreativitas para pelaku ekraf.

“Sehingga keberlangsungan ekonomi kreatif tetap terjaga. Kemudian pada tahap selanjutnya, keberlangsungan ini bisa mendorong pembentukan jejaring ekosistem ekonomi kreatif dalam skala yang lebih besar,” ucapnya.

Baca juga: Kegiatan Pariwisata Diharapkan dapat Mendorong Perekonomian Nasional

Sementara itu, Direktur Infrastruktur Ekonomi Kreatif Selliane Halia Ishak menyampaikan, sejak berlangsung pada 2017, sebanyak 2.022 paket proposal telah diajukan, dengan peningkatan hampir 2 kali lipat setiap tahunnya.

“Dari 241 paket proposal di 2017, menjadi 614 paket propsal di 2018, dan pada 2019 mencapai 1.167 paket proposal,” ujar Selliane.

Baca juga: Kemenparekraf Ajak Talenta Digital Kreatif Ikuti BDD 2020

Dengan begitu, dari total anggaran Rp138.718.836.367, pihaknya telah memfasilitasi 167 paket proposal dari 136 penerima Bantuan Pemerintah.

“Selama 3 tahun pelaksanaan, 45 bangunan telah kami revitalisasi dan 11.203 unit sarana telah kami salurkan,” tambah Selliane. (Poy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.