Rabu, 21 April 21

Kemenkumham Tolak Kepengurusan Partai Demokrat KLB Deli Serdang, AHY Tetap Sah Sebagai Ketum

Kemenkumham Tolak Kepengurusan Partai Demokrat KLB Deli Serdang, AHY Tetap Sah Sebagai Ketum
* Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Jakarta, obsessionnews.comPemerintah melalui Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) akhirnya menolak permohonan pengesahan kepengurusan Partai Demokrat versi Kongres Luar Biasa (KLB) di Deli Serdang, Sumatera Utara, yang diajukan Moeldoko beberapa waktu yang lalu.

“Pemerintah menyatakan permohonan pengesahan hasil Kongres Luar Biasa di Deli Serdang Sumatera Utara tanggal 5 Maret 2021 ditolak,” ujar Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Laoly, Rabu (31/3/2021).

Dia menjelaskan, pihak Moeldoko dan Jhoni Allen mengajukan permohonan perubahan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Partai Demokrat berdasarkan hasil KLB di Deli Serdang. Mereka juga mengajukan perubahan kepengurusan Partai Demokrat hasil KLB.

Kemudian Kemenkumham melakukan pemeriksaan dan verifikasi atas surat yang disampaikan kubu Moeldoko. Namun Kemenkumham meminta pihak Moeldoko untuk melengkapi kekurangan dokumen sebagai persyaratan.

“Terkait surat ini pihak KLB Deli Serdang untuk menyampaikan beberapa tambahan dokumen,” kata Yasonna.

Baca juga: Pemerintah Putuskan Tolak KLB Demokrat Kubu Moeldoko

Setelah memeriksa dokumen yang dilengkapi oleh kubu KLB, Kemenkumham masih menemukan sejumlah persyaratan yang belum dipenuhi.

“Masih terdapat beberapa kelengkapan yang belum dipenuhi, antara lain perwakilan DPD, DPC tidak disertai mandat ketua DPD dan DPC,” ucap Yasonna.

Konflik internal di tubuh Partai Demokrat ini berawal dari saling klaim kepemimpinan hingga kini berujung saling lapor.

Api mulai memercik setelah Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyebut ada gerakan pengambilalihan kepemimpinan partai. KLB di Deli Serdang digelar dan menunjuk Moeldoko sebagai ketua baru versi KLB.

Mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono bahkan sampai angkat bicara soal klaim kepemimpinan ini, dan AHY melaporkan KLB yang dinilainya tak sah ke Kemenkumham.

Tak mau kalah, Partai Demokrat kubu Moeldoko menyerahkan hasil KLB yang telah digelar ke Kemenkumham sehari setelahnya, Selasa (9/3).

Pada 1 Februari, AHY menyelenggarakan konferensi pers dan menyebut ada sebuah gerakan yang mengarah pada upaya pengambilalihan kepemimpinan Partai Demokrat. Hal itu disampaikan AHY dalam video konferensi pers yang diunggah dalam akun Youtube-nya.

Dalam video itu ia menyampaikan, gerakan ini melibatkan 5 orang, 4 merupakan mantan kader, dan seorang lainnya adalah pejabat penting pemerintahan di lingkar kekuasaan Presiden Joko Widodo.

Baca juga: Tanggapi KLB, SBY: Demokrat Berkabung Karena Matinya Akal Sehat

AHY menyebut para elit tersebut akan menyelenggarakan KLB untuk mengganti pimpinan Partai Demokrat. Ia menegaskan tetap menghormati asas praduga tak bersalah dalam permasalahan yang ada.

Masih dari konferensi pers yang sama, AHY menyampaikan ia telah mengirim surat secara resmi kepada Presiden Jokowi pada 1 Febuari pagi harinya. Dalam surat itu, ia meminta konfirmasi dan klarifikasi Presiden atas kabar adanya gerakan tersebut. Namun surat itu tidak mendapat tanggapan dari pihak Istana.

Tidak berhenti, Partai Demokrat kembali berkirim surat kepada jajaran Pemerintahan, kali ini Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan HAM (Menkopolhukkam) Mahfud MD. Mahfud mengaku menerima surat yang berisi permohonan perlindungan hukum dan pencegahan penyelenggaraan KLB itu pada 4 Maret 2021.

KLB Deli Serdang benar terjadi pada 5 Maret pukul 15.00 WIB di The Hill Hotel and Resort Sibolangit, Deli Serdang, Sumatera Utara. Hasil dari KLB itu adalah terpilihnya Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP), Moeldoko menjadi Ketua Umum Partai Demokrat kubu KLB, melalui proses voting.

Selain Moeldoko, nama lain yang diajukan untuk menjadi ketum dalam kesempatan itu adalah Marzuki Alie. Namun, pada akhirnya Moeldoko yang terpilih. Keputusan pun diambil dan disetujui oleh para peserta KLB dengan riuh tepuk tangan dan seruan kata “setuju!”. KLB ini diprakarsai oleh seorang mantan kader Demokrat yang telah dipecat, Darmizal.

Dengan begitu, sebagai Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat SBY angkat bicara terkait KLB tersebut. Ia menyebut pihaknya berkabung atas terjadinya KLB yang dinilai menyerang kedaulatan Partai Demokrat.

SBY juga menyebut pelaku atau dalang di balik KLB itu sebagai pihak yang benar-benar tega dan berdarah dingin. Ia tidak pernah terpikir bahwa partai yang selama ini menjadi rumah dan kendaraan politiknya mendapat perlakuan yang sedemikian ini.

Setelah itu, AHY lapor Kemenkumham. Pada saat itu AHY didampingi jajaran petinggi Partai Demokrat dan 34 orang DPD Partai Demokrat seluruh Indonesia mendatangi kantor Kemenkumham pada Senin (8/3).

Mereka menyerahkan 5 kontainer berisi berkas yang menguatkan bahwa KLB Deli Serdang tidak sesuai dengan AD/ART yang ada di dalam partai. Pihaknya yakin Kemenkumham akan memeriksa dan memproses perkara ini dengan penuh integritas.

Tak hanya AHY, Partai Demokrat kubu KLB Deli Serdang juga melakukan hal yang sama. Mereka menyerahkan hasil KLB yang telah digelar ke Kemenkumham sehari setelahnya, Selasa (9/3). Akan tetapi, kedatangan mereka luput dari pantauan media. Mereka mengaku tidak ingin mengganggu konsentrasi Kemenkumham dengan hadirnya keramaian di kantor kementerian itu.

Kemudian Kemenkumham melakukan pemeriksaan dan verifikasi atas surat yang disampaikan kubu Moeldoko. Namun Kemenkumham meminta pihak Moeldoko untuk melengkapi kekurangan dokumen sebagai persyaratan.

Setelah memeriksa dokumen yang dilengkapi oleh kubu KLB, Kemenkumham masih menemukan sejumlah persyaratan yang belum dipenuhi. Sehingga Kemenkumham menolak permohonan pengesahan kepengurusan Partai Demokrat kubu Moeldoko.

Dengan begitu, setelah keluarnya pernyataan dari Kemenkumham soal penolakan tersebut, AHY masih resmi dan sah menjabat sebagai Ketua Umum Partai Demokrat. (Poy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.