Selasa, 5 Juli 22

Kemenkop UKM Gulirkan Wacana Revitalisasi Paviliun Provinsi

Kemenkop UKM Gulirkan Wacana Revitalisasi Paviliun Provinsi
* Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Agus Muharram.

Jakarta, Obsessionnews.com – Keberadaan Paviliun Provinsi sejak 2010 yang menampilkan aneka produk UKM dari seluruh provinsi di gedung Smesco Indonesia Jakarta, akan segera mendapat sentuhan revitalisasi agar lebih memiliki nilai kompetitif bagi produk UKM seluruh Indonesia. Keberadaan Paviliun Provinsi itu dinilai masih jauh dari sempurna sebagai pusat promosi dan pemasaran.

“Proses revitalisasi harus segera dimulai,” tegas Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Agus Muharram saat membuka acara Rakoordinasi Terbatas antara Lembaga Layanan Pemasaran (LLP) KUKM dengan Kepala Dinas Koperasi dan UKM seluruh Indonesia, di gedung Smesco Indonesia, Jakarta, Kamis (4/1/2018).

Turut hadir dalam acara itu antara lain, Anggota Dewan Pengawas LLP KUKM Bintang Puspayoga, Direktur Utama LLP KUKM Emilia Suhaimi, Deputi Bidang Produksi dan Pemasaran Kemenkop dan UKM I Wayan Dipta, Kepala Biro Perencanaan Kemenkop dan UKM Ahmad Zabadi, staf ahli Menteri Koperasi Bidang Ekonomi Mikro Hasan Djauhari, serta para kepala dinas yang membidangi Koperasi dan UKM.

Menurut Agus, ada beberapa alasan krusial program revitalisasi Paviliun Provinsi harus segera digulirkan. Pertama, tempat Paviliun Provinsi yang tidak terintegrasi antar paviliun. Kedua, produk yang ada di Paviliun Provinsi kurang terseleksi dan terkurasi dengan baik, dimana belum semua produk terstandarisasi. Ketiga, lanjut Agus, penataan produk di Paviliun Provinsi belum menarik, dalam arti belum eye catching.

“Dari sisi harga produk juga belum kompetitif, masih banyak yang mengeluh harganya mahal. Para SPG di Paviliun Provinsi belum mampu menjelaskan product knowledge secara baik. Intinya, Paviliun Provinsi belum memiliki standar pelayanan minimum,” imbuh Agus.

Oleh karena itu, Agus berharap kondisi itu harus segera didiskusikan, dimusyawarahkan guna dituntaskan bersama. Karena, keberadaan Paviliun Provinsi sangat penting dan harus lebih ditingkatkan kinerjanya hingga kualitas produknya. Selain itu, agar masyarakat tahu bahwa produk Paviliun Provinsi memiliki daya saing di pasar global.

Anggota Dewan Pengawas LLP KUKM Bintang Puspayoga juga menekankan pentingnya revitalisasi Paviliun Provinsi. Langkah ini akan mempengaruhi penggunaan anggaran yang semakin efisien. Sementara sisa anggaran dapat diperuntukan bagi event lain yang bisa menarik banyak pengunjung yang datang berbelanja ke Smesco Indonesia.

Bintang mengakui rencana revitalisasi Paviliun Provinsi terkesan lamban padahal proses pembahannya sudah dilakukan sejak tahun 2016-2017. Namun hingga 2018 wacana itu baru akan dimatangkan. Meski begitu Bintang mengajak LLP KUKM segera bersinergi dengan para kepala dinas Koperasi dan UKM guna merealisasikan wacana tersebut.

“Kita diskusikan konsepnya seperti apa. Mari kita mencari solusi secara bersama-sama. Kadis-Kadis Koperasi dan UKM yang hadir adalah Kadis yang hebat sehingga bisa memberikan masukan yang baik sehingga kita bisa melakukan revitalisasi Paviliun Provinsi yang baik,” kata Bintang.

Dalam kesempatan yang sama, Dirut LLP KUKM Emilia Suhaimi mengungkapkan,belum semua provinsi menampilkan produk unggulannya dan belum terkurasi dengan baik. Disamping itu kontinuitas produk yang tidak berjalan, produk yang ditampilkan juga masih sangat sedikit, serta tingkat kunjungan customer ke Paviliun Provinsi masih sangat rendah.

Berdasarkan data, kata Emilia, target tingkat kunjungan dapat dilihat di setiap lantai Paviliun Provinsi belum ideal. Hal ini terkait dengan tidak terintegrasinya antara paviliun yang satu dengan lainnya. Untuk itu, perlu adanya integrasi antar paviliun dan pembagian area secara berimbang. Jumlah kunjungan ini memiliki korelasi yang positif dengan jumlah omset di Paviliun Provinsi.

“Oleh karena itu, perlu kiranya program promosi dapat diupayakan seefektif mungkin yang imbasnya bisa dapat dilihat melalui peningkatan jumlah pengunjung, baik di Galeri Indonesia WOW maupun Paviliun Provinsi,” jelas Emilia.

Menurut Emilia, positioning Smesco sebagai pusat promosi dan pemasaran produk KUKM Indonesia akan diperkuat dengan branding Smesco Indonesia. Selain itu, kesiapan Dinas Provinsi untuk mengirimkan produk unggulan daerah ke Paviliun Provinsi sehingga dapat menjaga ketersediaan stock inventory dan dapat dijadikan sebagai produk potensial ekspor.

Hal lainnya, lanjut Emilia, display permanen produk unggulan daerah di Paviliun Provinsi Gedung SME Tower yang saat ini terdiri dari 4 lantai menjadi 2 lantai. Dinas Provinsi juga diharapkan untuk mendukung dan berpartisipasi pada event promosi tahunan Smesco.

“Dengan dasar itulah dalam rangka memperkuat akses pasar produk KUKM, khususnya Paviliun Provinsi, LLP KUKM melakukan Revitalisasi Paviliun Provinsi yang bertujuan untuk menjadi pusat promosi dan pemasaran produk-produk unggulan KUKM seluruh Indonesia dan sebagai destinasi belanja dan pusat oleh-oleh Indonesia,” pungkas Emilia. (Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.