Minggu, 29 Januari 23

Kemenkop Targetkan Uji Kompetensi 200 Pendamping UMKM

Kemenkop Targetkan Uji Kompetensi 200 Pendamping UMKM
* Asisten Deputi Pendampingan Usaha Deputi Restrukturisasi Usaha Kemenkop dan UKM, Eviyanti Nasution berpoto bersama dalam kegiatan bimtek.

Bogor, Obsessionnews.com – Kementerian Koperasi dan UKM menggelar bimbingan teknis (bimtek) metodologi fasilitator pelatihan berbasis kompetensi pendamping UMKM untuk para pendamping yang belum memiliki sertifikasi. Bimtek ini akan ditindaklanjuti dengan menggelar uji kompetensi pendamping UMKM di 27 Kabupaten/Kota dan 24 Provinsi.

Asisten Deputi Pendampingan Usaha Deputi Restrukturisasi Usaha Kemenkop dan UKM, Eviyanti Nasution mengatakan semua pendamping UMKM akan distandarisasi sesuai Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) yang telah dikeluarkan oleh Kemenaker dan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) oleh Kemenkop UKM.

“Ada 27 Kabupaten/Kota dan 24 tingkat provinsi, yang nantinya para pendamping yang ada di PLUT akan diuji untuk meningkatan kemampuan mereka,” kata Evi di Bogor, Kamis (1/3/2018).

Namun Evi menegaskan, meskipun yang dikhususkan dari Kementerian adalah pendamping yang berada di PLUT, akan tetapi standar tersebut tidak hanya untuk para pendamping di PLUT. Seluruh pendamping bisa mengikuti pelatihan dan uji kompetensi pendamping UMKM. Di tahun 2018, Deputi Restrukturisasi Usaha menargetkan 200 peserta yang akan diuji kompetensikan di SKKNI.

Bimtek diikuti oleh 20 peserta dengan latarbelakang Pendamping UMKM, Tim Perumus SKKNI dan KKNI Pendamping UMKM, serta Anggota Tim Penyusun Modul Pelatihan Berbasis Kompetensi Pendamping UMKM. Kegiatan ini sudah berlangsung sejak (28/2/2018) dan akan ditutup dengan uji kompetensi pada (2/3/2018).

Adapun materi yang diberikan dalam Bimtek dan uji sertifikasi kompetensi tersebut meliputi materi Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3), Training Need Analysis, Merancang Program Pelatihan, Mengelola Bahan Pelatihan, Mengelola Peralatan Pelatihan, Merancang Rencana Pembelajaran, Melakukan Pelatihan Tatap Muka, dan Metodologi Pelaksanaan Pelatihan.

Bimtek dan uji kompetensi fasilitator pendamping UMKM ini yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas SDM Pendamping UMKM Kemenkop dan UKM tersebut, dilakukan atas kerjasama dengan Lembaga Diklat Profeai (LDP) YAPEPI dan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Instruktur Kompeten Indonesia (IKI). (Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.