Rabu, 20 Oktober 21

Kemenkominfo dan ATSI Dukung OTT Lokal Berkembang

Kemenkominfo dan ATSI Dukung OTT Lokal Berkembang
* Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara beserta Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI).

Jakarta, Obsessionnews – Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara beserta Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI) menyerahkan piagam pembinaan kepada tiga pengelola lokal over-the-top (OTT) di Gedung Telkomsel, Jakarta, Kamis (17/3/2016).

Ini merupakan bentuk dukungan penuh pemerintah dalam memajukan karya anak bangsa untuk go internatinoal. Diharapkan ketiga OTT akan mampu menjadi katalisator bagi pengembangan industri kreatif yang berbasis pada teknologi digital.

Rudi sangat gembira karena Indonesia mampu menciptakan OTT sendiri dan siap bersaing dengan OTT asing seperti seperti Facebook, Twitter atau Line.

“Setahun lalu saya membicarakan soal ini dengan Ketua Umum ATSI Alexander Rusli,” katanya.

Mantan Sekretaris Jenderal Asosiasi Telepon Selular Indonesia ini menjelaskan, masyarakat Indonesia paling aktif menggunakan produk digital. Karena itu tak heran Indonesia menjadi perhatian dunia dengan potensi pasar yang gemilang.

“Fakta itu sebagai pengingat kita agar jangan menjadi pengguna OTT asing saja, namun mampu menciptakan OTT sendiri. Saya yakin kita pasti bisa,” imbuhnya.

Sementara itu Alexander mengatakan, bentuk riil pembinaan dan dukungan yang diberikan kepada ketiga OTT, bahwa ATSI akan memberikan dukungan promosi layanan melalui jaringan milik operator, diantaranya SMS broadcast, pencantuman logo,link dan banner. Bentuk pembinaan akan dikaji secara berkala sehingga dapat memberikan hasil yang maksimal bagi OTT binaan.

“Sebagai langkah awal tiga OTT akan mendapat dukungan enam anggota ATSI yaitu Telkomsel, Indosat Ooredoo, XL Axiata, Hutchison Tri Indonesia, Smartfren dan Telkom, namun tetap membuka diri bagi OTT nasional yang lain,” tuturnya.

Ketiga OTT’ Qlue (qlue.co.id) berplatform sejenis sosial media yang menawarkan manfaat berupa saluran komunikasi efektif antara masyarakat dengan pemerintah. Dinilai sangat pas untuk melengkapi program kota pintar (smart city). Qlue telah dimanfaatkan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dengan jumlah pengguna mencapai sekitar 200 ribu user.

Sementara Sebangsa (sebangsa.com) berupa sosial media, namun berbasis komunitas. Ini telah dimanfaatkan sekitar 30 ribu pengguna.

Selain itu, Catfiz (catfiz.com), lebih sebagai sarana pengirim pesan yang juga memiliki fungsi untuk keperluan barang digital dan transaksi costumer to costumer ( c2c), serta telah mampu mengantarkan 450 juta pesan perhari. (Popi Rahim)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.