Kamis, 27 Januari 22

Kemenkes Dorong Rencana Kenaikan Harga Rokok Direalisasikan

Kemenkes Dorong Rencana Kenaikan Harga Rokok Direalisasikan

Jakarta, Obsessionnews.com – Kementerian Kesehatan RI, menyambut baik rencana kenaikan harga rokok menjadi Rp50 ribu per bungkus. Kebijakan ini sejalan dengan keinginan Kemenkes memperluas kawasan tanpa rokok di Indonesia.

“Kita menyambut positif wacana yang sudah bergulir di media. Ini jadi konsen kita, kita akan memperluas kawasan tanpa rokok salah satunya itu. Artinya itu memperkuat itu semua,” kata Jubir Kemenkes dr Oscar Permadi di Jakarta, Senin (22/8/2016).

Kemenkes akan mendorong supaya wacana kenaikan harga rokok ini segera direalisasikan. Diharapkan nanti bisa menekan jumlah orang mengkonsumsi rokok dan mengatasi pengaruh buruk terhadap kesehatan masyarakat.

“Kami melihat ada pro dan kontra, tapi kita menganggap ini positif bagi kesehatan. Masyarakat kita sehat tanpa ada penyakit yang berdampak pada kesehatan sehingga kita akan perluas kawasan tanpa rokok,” jelas dia.

Berdasarkan penelitian dari Pusat Kajian Ekonomi dan Kebijakan Kesehatan, Fakultas Kesehatan Masyarakt UI tahun 2015-2016 menyebutkan bahwa dari 1000 responden 41,3 persen diantaranya menyatakan mereka mengkonsumsi rokok satu hingga 2 bungkus per hari dengan total belanja Rp 450-600 ribu per bulan.

Oscar menilai penyebab jumlah perokok meningkat di Indonesia karena harga yang murah dan mudah dijangkau orang. Karena itu, untuk mengatasi hal ini ia mengatakan perlu ada sebuah terobosan dari pemerintah.

“Sasaran produsen adalah kepada perokok pemula itu, karena murah. Artinya dari penelitian juga begitu bahwa karena konsumsi rokok meningkat karena mudah dijangkau dan murah,” katanya. (Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.