Minggu, 5 Desember 21

Kemendagri Batalkan 3.143 Perda yang Hambat Kemajuan Ekonomi

Kemendagri Batalkan 3.143 Perda yang Hambat Kemajuan Ekonomi

Jakarta, Obsessionnews.com –¬†Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) membatalkan 3.143 Perda bermasalah yang menghambat investasi dan kemajuan ekonomi.

Sekjen Kemendagri Yuswandi Temenggung mengatakan, pembatalan tersebut berdasarkan pertimbangan konsitensi dengan peraturan undang-undang.

“Itu salah satu alasan yang paling dominan. Sedangkan indikator berikutnya adalah kepentingan umum dan kesusilaan,” ujar Yuswandi di gedung Kemendagri, Jakarta Pusat, Kamis (16/6/2016).

Dari jumlah total pembatalan Perda tersebut, 1.765 Perda ditingkat Provinsi, 1.276 Perda di tingkat Kabupaten dan Kota serta 111 Perda ditingkat Kementerian.

Menurut Yuswandi, apa yang dilakukan oleh lembaganya sudah sesuai dengan UU No. 23 Tahun 2014 pasal 251 ayat 1, 2 dan 3. Yang didalamnya dijelaskan bahwa Kemendagri memiliki kewenangan untuk membatalkan Perda ditingkat Provinsi dan Kabupaten Kota.

Dirinya juga menjelaskan, bila Gubernur sebagai kepanjangan tangan dari pemerintah pusat memiliki wewenang untuk membatalkan Perda di tingkat Kabupaten Kota. Perda-perda tersebut bisa dibatalkan bila inkonsisten dengan peraturan yang ada diatasnya.

Yuswandi menambahkan, mengapa Perda yang dibatalkan jumlahnya bisa mencapai 3.143 Perda, karena ada beberapa peraturan yang dipakai oleh banyak daerah. Seperti contohnya Perda tentang retribusi tower.

“Yang bila semua daerah menggunakan Perda tersebut jumlahnya bisa mencapai 300-400 Perda,” katanya.

Sedangkan terkait dengan Perda intoleransi sampai saat ini Kemendagri masih dalam tahap proses dan pertemuan intens dengan semua lembaga terkait. Namun, Yuswandi tidak menjelaskan secara rinci seperti apa proses yang sedang berjalan di Kemendagri. (Purnomo)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.