Rabu, 25 Mei 22

Kemendagri akan Sinkronkan Selisi 10 Juta Orang dalam DPS Pemilu 2019

Kemendagri akan Sinkronkan Selisi 10 Juta Orang dalam DPS Pemilu 2019
* Dirjen Dukcapil Kemendagri Zudan Arif Fakrulloh.

Jakarta, Obsessionnews.com – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengungkapkan ada selisih sekitar 10 juta orang yang tidak dimasukkan dalam daftar pemilih sementara (DPS) pemilu 2019. Hal inilah yang perlu disinkronkan dengan pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Selisih 10 juta orang itu diketahui berdasarkan DPS pemilu 2019 yang telah direkapitulasi oleh KPU, yakni sebanuak 186 juta orang. Sedangkan data pemerintah dari DP4 menyebutkan ada 196 juta orang. 

“Ini ada selisih 10 juta (orang) yang perlu kami sinkronisasi, apakah DPS ini belum mengakomodir pemilih pemula yang sudah berusia 17 tahun di April 2019,” ungkap Dirjen Dukcapil Kemendagri Zudan Arif Fakrulloh di Jakarta, Sabtu (23/6/2018).

Kemendagri memberikan dukungan penuh kepada KPU pusat, provinsi dan kabupaten atau kota untuk terus melakukan pemutakhiran data berkelanjutan. Ini menjadi penting agar data pemilih dan data kependudukan tersinkronisasi lebih akurat.

“Sehingga KPU tidak perlu lagi ragu mengecek data penduduk, jadi tidak ada lagi kemungkinan penduduk itu memiliki kesempatan terdaftar dua kali dengan NIK ganda maupun nama,” ujar Zudan. 

Zudan mengatakan pihaknya sudah memberikan password dan username database Dukcapil Kemendagri pada KPU. Tujuannya, agar KPU bisa melihat langsung data penduduk yang akan memilih pada pemilu 2019. (Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.