Selasa, 24 Mei 22

Kemendag Bawa Pulang USD 4,6 Juta Dari Afrika

Kemendag Bawa Pulang USD 4,6 Juta Dari Afrika

Jakarta, Obsessionnews.com – Misi dagang Indonesia pada tanggal 25 hingga 30 Juli 2016 ke kawasan Afrika membawa hasil. Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) Kementerian Perdagangan meraup total transaksi sebesar USD 4,6 juta.

Misi Dagang Indonesia merupakan hasil inisiasi Kemendag melalui Ditjen PEN dan Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) Lagos dengan Kedutaan Besar RI di Abuja. Misi tersebut memboyong tujuh perusahaan, yakni PT. Phapros Tbk., PT. Pajajaran Prima Boga, PT. Sanfood Prima Makmur, PT. Pabrik Kertas Tjiwi Kimia, PT. PIM Parmaceuticals, PT. Promosia Indonesia (Promosi Dagang Asia), dan PT. Dua Kelinci.

“Dari total transaksi sebesar USD 4,6 juta, USD 2,4 juta diraih di Nigeria, sementara sisanya diraih dari Ghana sebesar USD 2,2 juta. Produk yang banyak dicari adalah produk farmasi atau herbal dan produk kertas,” jelas Sekretaris Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (PEN), Kementerian Perdagangan, Ari Satria, di Jakarta, hari ini, Kamis (4/8/2016).

Nigeria dan Ghana merupakan negara-negara dengan perekonomian terbesar di Afrika Barat. “Kita (Indonesia) harus lebih agresif lagi melihat peluang bisnis dengan negara pasar nontradisional seperti Afrika Barat ini,” tegas Ari.

Menurutnya, misi dagang yang dijalankan saat ini merupakan kesempatan dalam kerja sama bilateral yang lebih besar dengan Nigeria dan Ghhana. “Diharapkan produk Indonesia bisa lebih dikenal dan dapat menarik lebih luas pasar Nigeria dan Ghana, serta Afrika Barat pada umumnya,” ungkapnya.

Seperti yang diketahui, Total perdagangan nonmigas Indonesia-Nigeria selama lima tahun terakhir mengalami peningkatan sebesar 2,41 persen, dan Pada 2015, total perdagangan nonmigas kedua negara mencapai USD 449,08 juta dengan neraca perdagangan surplus USD 441,76 juta.

Nilai total perdagangan kedua negara pada 2015 mencapai USD 180,76 juta dengan surplus sebesar USD 136,01 juta. Nilai ekspor nonmigas Indonesia ke Ghana pada 2015 sebesar USD 158,38 juta.

Selama ini produk Indonesia sudah memenuhi pasar Nigeria dan Ghana diantaranya seperti palm oil, kertas dan produk kertas, produk farmasi, sabun, produk hasil peternakan, minyak pelumas, bahan baku besi dan baja, daging, ikan, produk elektronik, plastik, kerajinan berbahan baku serat alam, kendaraan, serta kosmetik. (Aprilia Rahapit)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.