Kamis, 26 Mei 22

Kemenangan MU Bisa Jadi Awal Fantastis

Kemenangan MU Bisa Jadi Awal Fantastis
* Van Gaal.

London – Kemenangan 2-1 Manchester United (MU) atas Swansea City pada laga lanjutan Liga Primer pada Sabtu (2/1/2016), bisa menjadi titik awal yang fantastis bagi klub untuk berkiprah pada 2016, kata manajer MU, Louis van Gaal.

Kubu ‘Setan Merah’— julukan Manchester United—mencatat rekor rentetan kekalahan terburuk klub sejak Januari 1990 lantaran belum pernah menang dalam sembilan pertandingan terakhir. Hal itu pula yang memicu spekulasi mengenai masa depan Van Gaal.

Namun, berkat kemenangan atas Swansea, perolehan angka MU hanya terpaut dua poin dari Tottenham Hotspur, yang menduduki peringkat empat klasemen.

“Luar biasa bahwa kami bisa menampilkan strategi pertandingan seperti yang baru kami lakukan dengan penuh risiko dan di bawah tekanan Saya berharap ini bisa menjadi titik awal yang fantastis bagi kami,” ujar Van Gaal.

Van Gaal memutuskan untuk memainkan Ashley Young sebagai gelandang serang melawan Swansea, alih-alih sebagai pemain sayap di sektor belakang. Mantan pelatih Ajax Amsterdam dan FC

Barcelona itu kemudian mempercayakan Phil Jones, Daley Blind dan Chris Smalling sebagai pemain bertahan.

Strategi itu terbukti sukses ketika Young menyediakan umpan bagi Anthony Martial yang berbuah gol.

Walau the Swans—julukan Swansea—dapat mengimbangi permainan berkat aksi Gylfi Sigurdsson, sontekan Wayne Rooney 13 menit sebelum pertandingan usai menjadi penentu kemenangan MU.

Kemenangan itu, menurut Van Gaal, membuktikan bahwa segala sesuatunya bisa terjadi dalam sepak bola.

“Kami masih dekat dengan pemuncak klasemen dan jaraknya kian berkurang. Jadi, itulah sepakbola. Satu musim kompetisi memerlukan waktu delapan bulan, bukan satu bulan. Kami duduk di bangku dengan lebih tenang,” kata Van Gaal.

Kepemimpinan Van Gaal mendapat kritik baik dari pendukung MU maupun pengamat sepak bola mengingat terakhir kali Wayne Rooney dan kawan-kawan meraih kemenangan ialah pada laga tandang ke Watford, 21 November lalu. (BBC)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.