Senin, 15 Agustus 22

Kemenag Tegaskan Penceramah Bersertifikat Bukan Sertifikasi Profesi

Kemenag Tegaskan Penceramah Bersertifikat Bukan Sertifikasi Profesi
* Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama (Kemenag) Kamaruddin Amin. (Foto: Humas Kemenag)

Program ini juga akan melibatkan sejumlah lembaga lain, antara lain Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas), Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), serta organisasi kemasyarakatan (ormas), dan majelis agama.

Lemhanas memiliki otoritas untuk menjelaskan dan memberi penguatan wawasan penceramah tentang ketahanan negara.

BPIP akan memperkaya perspektif tentang Pancasila sebagai dasar negara.

Sementara BNPT akan menjelaskan  dinamika yang terjadi di kancah global maupun nasional tentang potensi destruktif terhadap perkembangan agama di Indonesia.

Kamaruddin mengungkapkan, untuk Bimas Islam target tahun ini 8.200 penceramah. Kemenag mengajak Majelis Ulama Indonesia (MUI) bisa ikut memberikan materi. (arh)

Pages: 1 2 3 4

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.