Rabu, 20 Oktober 21

Kemenag Tawarkan Beasiswa 5000 Doktor

Kemenag Tawarkan Beasiswa 5000 Doktor

Jakarta, ObsessionnewsKementerian Agama (Kemenag) RI menawarkan beasiswa “Program 5000 Doktor” kepada dosen, peneliti, dan tenaga kependidikan di lingkungan Perguruan Tinggi Agama Islam (PTAI). Pendidikan di kampus ternama dalam dan luar negeri.

Demkian disampaikan oleh Menteri Agama RI, Lukman Hakim dalam jumpa pers di kantornya, Senin, (9/3/2015).

Menurut politisi PPP itu, 80 persen anggaran di Kementeriannya, untuk bidang pendidikan. Lantaran, pendidikan modal buat kemajuan bangsa. Selain itu, untuk transformasi PTAI.

Program yang akan digarap selama 5 tahun tersebut telah diluncurkan langsung oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jumat (19/12/2014) yang lalu.

Tahun ini, Ditjen Pendidikan Islam akan mulai mengirim 1.000 dosen dari PTKI seluruh Indonesia untuk meraih gelar doktor baik di dalam negeri maupun luar negeri. Seperti ke Belanda, Perancis, Australia, Inggris, Kanada, Saudi Arabia, AS, dan Australia.

“Bidang studi yang diambil tidak harus ilmu agama Islam, tapi bisa bidang lain yang menunjang ilmu agama Islam. Seperti, komunikasi, sosiologi, pendidikan, fisika dan lain sebagainya,” tambah Lukman.

Menteri Agama menambahkan, pengiriman dosen ini dilakukan secara bertahap, setiap tahun 1.000 dosen sampai mencapai 5.000 dosen untuk waktu lima tahun.

Mereka yang akan mendapatkan beasiswa ini akan mengikuti proses seleksi. “Karenanya, kita akan melakukan pemetaan terlebih dahulu, di setiap perguruan tinggi terkait kebutuhan doktor untuk bidang apa saja, setelah itu dibuat standarnya,” katanya.

Dia memaparkan, program ini bukan tanpa persiapan dan konsep yang matang. Semua akan melalui proses, setiap PTAI akan didata berapa jumlah dosen, berapa yang sudah meraih gelar doktor, berapa jumlah jurusan di PTKI dan berapa kebutuhannya.

Menurutnya, beasiswa ini semuanya ditanggung Kemenag. Namun, dia belum mengetahui secara rinci berapa dana yang akan dikeluarkan Kemenag untuk setiap tahunnya, baik untuk yang studi didalam negeri maupun di luar negeri.

“Soal dana ini standarnya sama dengan yang telah ditetapkan Kementerian Keuangan untuk mereka yang belajar di dalam negeri, dan juga ada standarnya untuk mereka yang belajar di luar negeri,” terang Lukman.

Dia menegaskan, bahwa target program doktor ini untuk menjadikan PTKI semakin bermutu dan memiliki daya saing secara international. “Pemberian beasiswa doktor berlaku untuk semua bidang studi, baik agama maupun umum. Kita kirim mereka ke berbagai perguruan tinggi kelas dunia dan juga ke perguruan tinggi terbaik di dalam negeri,” jelas mantan Wakil Ketua MPR RI itu.

Dia juga menambahkan bahwa kualifikasi dosen berpendidikan S2 dan S3 merupakan kewajiban perguruan tinggi, sebab beberapa PTAI sedang mempersiapkan diri menuju world class university. “Kita optimis bisa menyediakan anggaran yang cukup untuk program prestisius seperti ini,” terang Lukman.

Program ini merupakan peluang besar sekaligus tantangan bagi dosen dan tenaga kependidikan di PTAI. Sekitar 250-300 dosen akan dikirim ke berbagai negara tahun 2015. Sedangkan 750 kuota akan disediakan untuk mengambil S3 di perguruan tinggi prestisius dalam negeri. “Saat ini Direktorat Diktis sedang mendesain program spektakuler ini,” pungkasnya.

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.