Senin, 24 Januari 22

Kemenag Minta Siswa Madrasah Aliyah Berprestasi Masuk PTKIN Tanpa Tes

Kemenag Minta Siswa Madrasah Aliyah Berprestasi Masuk PTKIN Tanpa Tes
* Pertemuan Wakil Rektor (WR)/Wakil Ketua (WK) Bidang Kemahasiswaan, Kerja Sama, dan Alumni Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) se-Indonesia di IAIN Manado, 10 - 13 Desember 2020. (Foto: Kemenag)

Suyitno berharap sistem penerimaan mahasiswa baru tidak semata-mata berbasis computer base test (CBT). CBT dinilai kurang dalam mendeteksi pemahaman dan pengalaman keagamaan calon mahasiswa.

“Pemahaman, pengalaman dan pengamalan agama harus clear karena menjadi visi PTKI,” tuturnya.

Menurutnya, untuk menjaring bibit-bibit unggul, kalau perlu ada kuota khusus untuk KIP Kuliah bagi mereka yang mempunyai kualitas khusus.

“Di antara kuota KIP Kuliah yang saat ini 17.565 orang, memungkinkan untuk diberikan kepada siswa yang berprestasi, tetapi mengalami keterbatasan ekonomi,” tandasnya.

Suyitno juga meminta untuk mempersiapkan penyelenggaraan Perkemahan Wirakarya Nasional (PWN) Perguruan Tinggi Keagamaan (PTK) yang akan digelar di UIN Palembang 2021 dengan baik dan berkualitas. Hal lain yang dibahas juga adalah terkait pembinaan kemahasiswaan dengan adanya Diklatpimnas, ma’had al-jami’ah dan isu-isu kemahasiswaan lainnya.

Halaman selanjutnya

Pages: 1 2 3

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.