Rabu, 12 Agustus 20

Kembangkan Pariwisata Danau Toba, Masyarakat Setempat Tak Boleh Jadi Penonton

Kembangkan Pariwisata Danau Toba, Masyarakat Setempat Tak Boleh Jadi Penonton
* Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutana Kusubandio bersama Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan berkunjung ke Desa Sigapiton, Toba Samosir, Sumatera Utara, Selasa (3/3/2020). (Foto: Dok Kemenparekraf)

Dengan begitu, pihaknya melalui Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT) dalam pengembangan kawasan pariwisata Danau Toba selalu melibatkan dan melakukan sosialisasi kepada masyarakat. “Mulai dari perencanaan pembangunan, sejak diterbitkannya Perpres Tahun 2016 tentang Badan Otorita Pengelola Kawasan Pariwisata Danau Toba,” bebernya.

BPODT membangun kerja sama dengan desa-desa sekitar kawasan dan melakukan pendampingan masyarakat agar menjadi penerima manfaat utama dalam pengembangan kawasan. Mulai dari pelatihan bahasa Inggris, kuliner, sadar wisata juga bea siswa kepada lulusan setempat terkait peningkatan SDM Pariwisata di STP Bandung dan Bali.

“Maka dari itu, nantinya kami juga akan membangun Creative Hub, yaitu sebuah ruang sekaligus wadah untuk berkarya bagi talenta ekonomi kreatif setempat,” ujarnya.

Dia mengungkapkan, lokasi ini akan difungsikan untuk memaksimalkan potensi ekonomi kreatif masyarakat Danau Toba melalui berbagai kegiatan di dalamnya seperti workshop, showcase, weekly creative events, dan sebagainya.

“Creative Hub ini juga bisa menjadi destinasi wisata baru yang menarik bagi wisatawan,” jelas Wishnutama.

Seluruh upaya yang ada, baik itu infrastruktur, pembangunan SDM dan daya tarik wisatawan adalah upaya bersama untuk meningkatkan devisa, menambah lapangan pekerjaan dan mendorong terwujudnya kesejahteraan masyarakat Indonesia. “Mari bersama-sama kita bangun wilayah Danau Toba,” ajak Wishnutama.

Usai mengunjungi Desa Sigapiton, Wishnutama juga sempat meninjau Toba Caldera Resort serta mengunjungi SMA dan Institut Teknologi Del.

Halaman selanjutnya

Pages: 1 2 3

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.