Minggu, 24 Oktober 21

Kembangkan EBT, Pemerintah Tunggu Pinjaman Luar Negeri

Kembangkan EBT, Pemerintah Tunggu Pinjaman Luar Negeri

Bandung, Obsessionnews – Menteri ESDM Sudirman Said melakukan sejumlah terobosan terkait Energi Baru Terbarukan (EBT). Hal itu disampaikan sendiri oleh Menteri Sudirman Said saat menggelar keterangan pers di Hotel Padma Ciumbuleui Bandung, Sabtu Sore (5/3/2016).

Menurut Menteri dengan EBT akan melakukan pembaruan energi di kawasan timur dengan membangun pembangkit listrik tenaga surya dengan kekuatan 5000 megawatt. “Tidak menutup kemungkinan menerima hibah atau pinjaman dari lembaga internasional,” ujarnya.

Selain itu, dijadwalkan akan mengalirkan listrik di daerah terpencil sehingga dibangun 5000 megawat PLTS Subsidi bagi grade semi komersial.

Menurutnya, dengan dibentuknya Forum Pimpinan Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi diharapkan menjadi terobosan Inovatif, sehingga menjadi jalan mengembangkan EBT Konservasi Nasional.

Anggota Forum ini terdiri atas Pertamina, PLN dan institusi terkait lainnya. Kementerian ESDM juga membuka kantor task force di Indonesia Timur dan saat ini tengah melakukan konsolidasi dengan Pemda dan Investor.

Sementara itu Dirut PLN mengatakan saat ini pihaknya tengah melakukan finalisasi persiapan Program Indonesia Terang dengan melistriki 12.659 desa di wilayah Timur , sehingga total sudah 86 persen desa di indonesia di Indonesia sudah teraliri listrik sementara 2519 desa lainnya masih gelap gulita. “Cita- cita kami kawasan Timur ini akan sebaik di kawasan Barat, ” tandasnya.

PLN juga sedang menyiapkan PLN EBT (energi baru terbarukan). Rencana ini sudah masuk ke rencana 2016 -2025 dan PLN punya anak perusahaan yang akan membeli seluruh listrik dari EBT.

Sementara itu Pertamina akan menyiapkan investasi PLTas 1000 megawatt dalam lima tahun ke depan. “Pertamina selau dikonotasikan perusahaan minyak, namun kedepan Pertamina harus serius dengan PLTS Mandalika,” tegasnya

“Kami siap mengembangkan program 1000 megawat dengan biaya 2 miliar dolar AS dan siap mengundang investor yang memiliki visi dan misi yang sama,” tandasnya.

Proyek PLTS ini akan menghabiskan anggran 260 triliun untuk 10 tahun ke depan dan sejumlah negara sudah siap membantu, Malaysia mengalokasikan anggaran 16 miliar dolar AS dan Norwegia 836 miliar dolar AS. Sehingga Pemerintah diwakili Menteri ESDM mengaku tidak ada Pikiran untuk memungut lagi dari masyarakat. (Dudy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.