Sabtu, 19 Oktober 19

Kembali ke UUD ’45 Asli Akhiri Semua Kepalsuan

Kembali ke UUD ’45 Asli Akhiri Semua Kepalsuan

Oleh: Dr Zulkifli S Ekomei, Alumni Universitas Airlangga

Kudeta konstitusi terhadap UUD’45 yang melahirkan UUD’45 palsu, menjadi inspirasi kepalsuan di semua bidang. Sekber Golkar dipalsukan menjadi Partai Golkar yang didukung oleh ormas-ormas palsu, MKGR dipalsukan oleh Ormas MKGR, Kosgoro dipalsukan oleh Kosgoro 57, dll.

Pemilu yang katanya sarana demokrasi juga dipalsukan, hasilnya sudah ditetapkan. Pemilunya sendiri seperti pilpres dan pilkada hanya alat legitimasi bahwa pemilu merepresentasikan pilihan rakyat, sudah dipastikan hasilnya pasti kepalsuan.

Presiden bisa dikategorikan palsu, karena dihasilkan oleh proses yang penuh kepalsuan. Diawali dengan hasil survei palsu, diumumkan oleh media dengan berita-berita palsu dan berkampanye dengan janji-janji palsu.

Dengan demikian tindakannya pun penuh kepalsuan. Pencitraan adalah kepalsuan yang absolut, dicitrakan sederhana tapi mengadakan pesta seperti cerita 1.001 malam. Kalau raja asli memakai 1 kereta kencana, yang palsu memakai 8 kereta kencana.

Apalagi pejabat yang ditunjuk dengan berlindung di bawah hak prerogatif Presiden, sebagian besar ditunjuk bukan berdasar kepentingan rakyat tapi demi politik balas budi. Sehingga banyak pejabat yang kualitasnya di bawah standar, bahkan sering melanggar sistem dan prosedur yang sudah baik.

Ini semua harus diakhiri dengan kembali ke jalan yang benar, kembali ke jatidiri, Pancasila asli dan UUD’ 45 asli. Bagi yang masih mau mempertahankan segala kepalsuan ini silakan. Ada saatnya keaslian sebagai bagian dari kebenaran akan menang. Salam kebenaran. (***)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.