Sabtu, 4 Desember 21

Kemahiran 3 Bahasa Kang Aher Akan ‘Dipamerkan’ di 109 Negara Peserta KAA

Kemahiran 3 Bahasa Kang Aher Akan ‘Dipamerkan’ di 109 Negara Peserta KAA

Bandung, Obsessionnews – Tepat 60 tahun peringatan Konferensi Asia Afrika (KAA), kemahiran berbahasa Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) akan dijajal di depan 109 negara peserta KAA saat Shalat Jumat tiba. Alumni Fakultas Syariah Lembaga Ilmu Pengetahuan Islam dan Arab (LIPIA) itu diminta Walikota Bandung Ridwan Kamil untuk menjadi Imam dan Khatib pada shalat Jumat bertepatan dengan 24 April 2015 sebagai peringatan KAA ke-60.

Selain Aher, memang ada dua orang lainnya yang dijadwalkan menjadi Khatib tersebut yakni mantan Menteri Agama KH Said Agil Almunawar dan mantan Wakil Menteri Agama Prof Dr Nazaruddin Umar. “Tadi saya meminta Ustadz Aher untuk menjadi Khatib pada shalat Jumat di hari peringatan KAA,” ujar Ridwan Kamil, Rabu (18/3) lalu.

Menurut Kang Emil– sapaan akrab Ridwan Kamil– Kota Bandung sebagai tuan rumah memiliki kewenangan menunjuk calon Khatib. Pertimbangan tersebut didasari karena Aher merupakan seorang ustadz dan juga seorang Gubernur Jawa Barat. Alumni LIPIA dari beasiswa Kedutaan Besar Arab Saudi dengan nilai terbaik.

Aher pun menyanggupi permintaan tersebut dengan menyatakan bahwa dirinya seorang prajurit harus siap ditugaskan apapun untuk kepentingan Negara dan Bangsa. “Saya siap untuk jadi imam, jadi khatib ataupun keduanya, tugas apapun saya siap selama itu untuk kepentingan Negara,” ucap Bapak dari seorang anak Mahasiswa ITB yang baru diwisuda Sabtu (28/3).

Pada kesempatan wisuda Salman anak kedua dari pasangan Kang Aher dan Netty Prasetiyani Heryawan turut pula hadir mantan Wakil Presiden RI Try Soetrisno yang menghadiri wisuda cucunya. Kang Aher didaulat untuk menjalankan tugas sebagai imam dan khatib dalam tiga bahasa masing-masing bahasa Indonesia, Arab dan Inggis.

Hal tersebtu dilakukan karena para tamu yang hadir sedikitnya 80 negara yang menyatakan siap hadir pasti  ada yang tidak mengerti dari salah satu bahasa itu, para tamu peserta KAA tersebut diantaranya Indonesia, Malaysia, Singapura, Brunei Darusalam, Jepang, RRC, Pakistan, Afganistan, Afrika Selatan, Arab Saudi, Azerbaijan, Bahrain, Bangladesh, Filipina, Fiji, India, Iran, Kamboja, Kazakstan, Korea Utara, Korea Selatan, Kuwait, Kirgizia, Laos, Lebanon, Maladewa, Mikronesia, Myanmar, Nauru, Nepal dan Negara-negara lainnya.

Ahmad Heryawan alias Kang Aher. (Tempo)
Ahmad Heryawan alias Kang Aher. (Tempo)

Pengalaman Kang Aher di Dunia Pendidikan
Kang Aher yang lahir di Sukabumi Jawa Barat 19 Juni 1966 berlatar belakang SD Selaawi I Sukaraja Sukabumi, SLTP Sukaraja, SLTA 3 Sukabumi dan SI LIPIA ini ternyata banyak berkecimpung di dunia pendidikan, seperti halnya pernah mengajar di Lembaga Dakwah Islam Al-Hikmah, Universitas Ibnu Khaldun, dosen tidak tetap di Fakultas Ekonomi Ekstension Universitas Indonesia dan tempat lainnya.

Pemikirannya terhadap dunia pendidikan waktu menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat saat ini diantaranya menyiapkan 4000 Beasiswa untuk sejumlah katagori antara lain atlet dan Pegawai Negeri Sipil. Menurut Kepala Bappeda Provinsi Jawa Barat Denny Juanda Puradimadja kepada Obsessionnews.com program beasiswa tersebut merupakan bagian dari program peningkatan kesejahteraan masyarakat baik bagi PNS maupun masyarakat umum Jawa Barat.

Dengan adanya beasiswa ini diharapkan terget pemenuhan kebutuhan dokter spesial di RSUD misalnya yang ada di Jawa Barat sebanyak 70 orang dokter spesialis dapat terpenuhi setiap tahunnya. Kepeduliaan Aher ternyata berdampak positif bagi munculnya sejumlah penghargaan semasa jabatannya berpasangan dengan Wagub Dede Yusuf tahun 2011 lalu, Aher mendapat penghargaan dari Menteri Pendidikan M. Nuh berupa penghargaan Pendidikan Inklusif  tahun 2011.

Aher dinilai peduli dan berhasil membina sekaligus mendorong perkembangan pendidikan inklusif di Jawa Barat dan Penghargaan diserahkan bersamaan dengan acara Pembukaan Olimpiade Sains Nasional.
Pendidikan Inklusif adalah pendidikan di sekolah/kelas reguler dengan melibatkan seluruh peserta didik tanpa kecuali, meliputi anak yang memiliki perbedaan bahasa, beresiko putus sekolah karena sakit, kekurangan gizi, tidak berprestasi, anak yang berbeda agama, penyandang HIV/AIDS dan sebagainya.

Aher mengaku Kementerian Pendidikan Nasional memberikan apresiasi terkait pembangunan dunia pendidikan di Jawa Barat. Baginya, penghargaan tersebut merupakan wujud pengakuan
hasil kerja keras seluruh pemangku kepentingan pendidikan di Jawa Barat. Selain Aher Penghargaan Pendidikan Inklusif untuk Kategori Individu diberikan kepada mantan Kepala Dinas Pendidikan Jabar  HM. Iim Wasliman untuk katagori individu.

Aher 2

Prestasi Aher Datangkan Investor Rp70 Triliun
Saat ini para investor menanamkan investasinya di Jawa Barat, pengakuan Kepala Badan Penanaman Modal dan Perijinan Terpadu Dadang Masoem  ditargetkan mencapai Rp90 Triliun. Menurut Dadang secara nasional target investasi hampir Rp400 triliun.

Dari nilai tersebut Propinsi Jabar nilai investasinya ditargetkan paling tinggi. Untungnya, hingga saat ini Jabar menjadi salah satu tempat tujuan investor. “Investor, masih banyak yang berminat ke Jabar. Walaupun ada isu terkait UMK dan lain-lain, tapi kan isu itu ke daerah lain juga ada,” kata Dadang.
Untuk mempermudah pelaksanaan administrasi dan mempermudah para investor membuat perijinan dan sebagainya.

“Tugas spesifiknya seperti apa diserahkan kepada biro. Supaya administrasi terpantau terkelola dengan baik,” katanya. Selain itu, pemantauan tidak semata-mata berupa administrasi saja. Ketika di perizinan kurang baik, harus bisa cepat terselesaikan. Hal ini penting, karena investor berharap pada rasa aman dan ada kepastian hukum. Biro ini, akan terus melakukan kajian. “Kalau ada peraturan yang kurang pas, maka perlu segera diselesaikan. Ini supaya tidak ada hambatan investasi di Jabar,”kata Aher.

Keberhasilan ekspor yang digagas kang Aher selanjutnya adanya nilai ekspor tertinggi, hasil penelitian Badan Pusat Statistik yang menyebutkan  angka ekspor Indonesia bulan Januari-Februari 2015 yang menduduki urutan pertama secara nasional. Ada 5 kota sebagai penyumbang ekspor terbesar, yaitu Jabar, Kaltim, Riau, DKI Jakarta.

Komoditi ekspor  Jabar ini antara lain ban kendaraan, mesin printer dan peralatan elektronik lainnya dengan nilai total ekspor mencapai  4,15 milyar dolar. Setelah Jawa Barat, urutan penyumbang ekspor kedua ialah Kaltim. Total nilai ekspor Kaltim pada bulan Januari-Februari senilai 3,50 miliar dolar.
“Di sana terbesar LNG dan batu bara sementara ekspor terbanyak itu dari Jabar dengan komoditi ban kendaraan bermotor dari bahan dasar karet, CPO kemudian printer termasuk juga tintanya,”ujar kepala BPS Suryamin di Jakarta, Senin (16/3).

Bahkan peningkatan APBD Jabar 2015 ini mendapat apresiasi dari Fraksi Partai Gerindra DPRD Jabar sebesar Rp. 25.3 triliun. Menurut Ketua fraksi Gerindra DPRD Jabar,  H Ricky Kurniawan Lc yang didampingi Wakilnya Drs. H. Daddy Rohanady  Fraksi Partai Gerindra telah mengkaji dan berdiskusi dengan perspektif  partai yang memiliki manifesto, bahwa  APBD Jabar 2015 patut diapresiasi meski juga harus dikritisi dengan beberapa catatan. ”Gubernur Jabar  dinilai cukup fair dengan peningkatan volume APBD saat ini yang mencapai Rp. 25.3 Triliun, artinya hal ini tidak lepas dari adanya  peningkatan Pendapatan Asli Daerah,” ujar Ricky.

Aher 3

Aher Terjuni Dunia Politik
DR. (HC) Ahmad Heryawan Lc mulai menjabat Gubernur Jawa Barat 2008-2013 berpasangan dengan Wakil Gubernur Dede Yusuf Macan Efendi dan (2013-2018) berpasangan dengan Deddy Mizwar merupakan Gubernur Jawa Barat ke-14 sejak Jawa Barat dipimpin oleh Gubernur pertamanya di tahun 1945 oleh Mas Sutardjo Kertohadikusumo yang lahir di Blora Jawa Tengah 22 Oktober 1892 dan meninggal di Jakarta 20 Desember 1976 pada usia  84 tahun.

Sebelum menjabat sebagai gubernur Jawa Barat, Kang Aher menjabat Wakil Ketua DPRD  DKI Jakarta 2004-2009. Kang aher memiliki misi menciptakan masyarakat yang memiliki dasar pengetahuan (knowledge) untuk melahirkan dunia dengan wajah baru. Selain itu, kang Aher juga memberikan prioritas pada pendidikan murah, sejuta lapangan kerja, kesehatan masyarakat, perbaikan ekonomi masyarakat, dan pembenahan infrastruktur di Jawa Barat.

Aher juga aktif sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Umat Islam/PUI sejak tahun 2004 sampai saat ini.  politikus PKS yang kini berpasangan dengan Deddy Mizwar itu aktif pula sebagai pendakwah/  mubaligh. Semoga programnya dapat dipertahankan terlebih akan mampu menawarkan produk Indonesia khususnya Jawa Barat pada materi khutbahnya nanti. (Dudy Supriyadi)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.