Selasa, 27 September 22

Kelompok ‘Setan’ Bersenjata Serang Parade Militer Iran

Kelompok ‘Setan’ Bersenjata Serang Parade Militer Iran
* Serangan teror di Ahvaz

Gubernur Provinsi Khuzestan di barat daya Iran menjelaskan kronologi serangan teror terhadap parade militer Republik Islam Iran yang digelar bertepatan dengan peringatan pekan pertahanan suci di Ahvaz.

Gholamreza Shariati, Gubernur Khuzestan Selatan saat diwawancarai IRNA mengatakan, Sabtu (22/9) pagi ketika parade militer Iran dimulai, oknum yang memakai pakaian tentara menembaki pejabat dan warga yang hadir di acara. Aksi brutal ini menggugurkan sejumlah warga tak berdosa termasuk perempuan dan anak-anak serta menciderai sejumlah lainnya.

“Tiga orang gugur dan lebih dari 20 orang lainnya cidera dalam serangan teror ini,” papar Shariati.

Lebih lanjut ia menambahkan, saat ini kondisi dikendalikan aparat keamanan dan stabilitas di daerah terkendali.

Ia juga mengkonfirmasikan kelompok teroris ini berhasil ditumpas dan menandaskan, berkat kewaspadaan aparat keamanan Iran, pelaku teror tersebut berhasil di tangkap, terluka atau tewas.

Gubernur Khuzestan mengungkapkan, berdasarkan laporan sementara, pelaku serangan teror ini empat orang dan dua di antaranya terbunuh, dua lainnya tertangkap. Satu diantara pelaku yang ditangkap dalam kondisi terluka.

“Aksi teror ini tidak berdampak pada tekad dan semangat resistensi rakyat Iran dan seluruh rakyat serta pejabat semakin bertekad dan bersatu melawan konspirasi musuh,” imbuh Shariati.

teror Ahvaz

Tangan Setan
Gerakan Perlawanan Islam Lebanon (Hizbullah) di statemennya mengutuk serangan teror di Ahvaz barat daya Republik Islam Iran.

Seperti dilaporkan al-Alam, Hizbullah Lebanon di statemennya seraya mengucapkan bela sungkawa kepada Rahbar, pemerintah dan rakyat Iran menjelaskan, di balik aksi teror ini ada tangan-tangan setan dan bengis yang ingin merusak keamanan dan stabilitas Iran.

“Kejahatan ini adalah reaksi langsung dan tranparan atas kemenangan besar yang diraih kubu muqawama di kawaasan dan di berbagai front,” papar Hizbullah.

Hizbullah Lebanon dalam statemennya menekankan, serangan teror seperti ini tidak akan berdampak pada semangat, kekuatan dan partisipasi politik dan lapangan serta dukungan Republik Islam terhadap kelompok muqawama, rakyat Palestina dan seluruh bangsa pencita kebebasan serta tertindas.

Kelompok teroris Takfiri al-Ahwaziyah yang mendapat dukungan London dan Riyadh serta tahun lalu juga menyerang sebuah rombongan yang mengunjungi wilayah selatan Iran (medan pertempuran), hari Sabtu menembaki warga yang tengah menyaksikan parade militer dari sebuah taman di kota Ahvaz. Serangan teror tersebut menewaskan 25 orang dan menciderai 60 lainnya.

Sampai saat ini banyak dari organisasi dan negara dunia termasuk Rusia, Inggris, Belarusia, Kuwait, Oman, Yaman, Republik Azerbaijan, Pakistan, Afghanistan, Suriah, Turki dan Irak mengutuk serangan teror di Ahvaz dan mengungkapkan bela sungkawa kepada pemerintah dan rakyat Iran serta keluarga korban. (ParsToday)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.