Sabtu, 23 Oktober 21

Kekeringan Melanda, Ratusan Warga Butuh Air Bersih

Kekeringan Melanda, Ratusan Warga Butuh Air Bersih
* Puluhan hektar sawah warga kering sejak bulan puasa kemarin. Hingga saat ini, bantuan pemerintah hanya berupa suplai air bersih yang cukup untuk kebutuhan pokok saja. Selebihnya, sawah-sawah penduduk nampak tidak terurus karena kekurangan air.

Semarang, Obsessionnews – Sejumlah daerah di pinggir Kota Semarang mengalami kekeringan parah. Salah satunya desa Pengkol, Kelurahan Rowosari, Kecamatan Tembalang, Semarang.

Kasi Ketentraman dan Ketertiban Rowosari, Agus Mulyono mengatakan hampir 2 bulan ini wilayah Rowosari kekurangan air bersih akibat kemarau panjang.

“Sebelum puasa sudah ga ada air. Jadi meyeluruh di satu Kelurahan kekeringan,” ungkapnya saat disambangi obsessionnews.com, Jumat (31/7/2015).

kering-2

Dampaknya hampir seluruh sawah warga tidak mendapat stok air yang cukup. Banyak tanaman seperti padi dan kacang-kacangan mati meranggas.

Terlebih, penderitaan warga diperparah dengan rusaknya sumur artetis yang biasa menyedot air tanah. Terdapat dua RW yang terpaksa harus bergantung pada bantuan PDAM.

“RW 9 dan RW 6 itu rusak mesin pompanya. Dua kali seminggu PDAM kirim air. Ya cumaa cukup untuk kebutuhan sehari-hari saja. Itupun harus hemat sekali,” kata dia.

Dari pengamatan, nampak berhektar-hektar sawah kering kerontang. Bahkan kekeringan sampai membuat sungai disekitar menjadi surut.

kering-3

Terpisah, Humas PDAM Tirta Moedal Kota Semarang, Joko Purwanto menjelaskan, terdapat tiga daerah yang mengalami kekurangan air yakni Deliksari, Sadeng Gunungpati dan Rowosari.

“Untuk dua wilayah Deliksari dan Rowosari paling parah. Kalau Sadeng masih lumayan karena ada instalasi air disana,” kata dia.

Pihaknya telah menyediakan 20 tangki air untuk memberikan suplai ke daerah tersebut. Lebih lanjut, pemerintah masih menggodok instalasi pengolahan air minum di Deliksari dan Rowosari.

“Tapi untuk tahun ini kemungkinan akan lebih banyak (suplai air) ketimbang tahun lalu. Tergantung kondisi di lapangan juga,” pungkasnya. (Yusuf IH)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.