Selasa, 22 September 20

Kekerasan Terhadap Novel Terkait Pilkada DKI

Kekerasan Terhadap Novel Terkait Pilkada DKI
* Novel Baswedan.

Jakarta, Obsessionnews.com – Wakil Ketua Umum DPP Partrai Gerindra Arief Poyuono menduga kekerasan dengan modus menyiram air keras terhadap penyidik KPK Novel Baswedan adalah terkait Pilkada DKI Jakarta 2017. Apalagi Cagub DKI Anies Baswedan adalah saudara sepupu Novel Baswedan yang mengungkap bahwa dalam kasus korupsi e-KTP ada nama Basuki Tjahaya Purnama alias Ahok.

“Nama Basuki Tjahaja Purnama disebut dalam daftar nama-nama anggota DPR yang diduga menerima dana e-KTP. Selain itu juga ada informasi dalam waktu dekat KPK akan mengumumkan para tersangka kasus RS Sumber Waras,” ungkap Arief Poyuono dalam kiriman WA-nya yang diterima Obsessionnews.com, Selasa (11/4/2017).

Arief Poyuono menilai, kekerasan yang terjadi terhadap penyidik KPK yang jujur Novel Baswedan merupakan sebuah perlawanan yang nyata dari para mafia dan sejumlah pihak pelaku korupsi di Indonesia.

“Terlebih KPK saat ini sedang banyak menyidik banyak kasus mega korupsi seperti e-KTP, dugaan suap proyek pengadaan satellite monitoring di Badan Keamanan Laut (Bakamla) dan banyak lagi yang akan diungkap oleh KPK,” tandas Aktivis garis keras yang kini menjadi Politisi Gerindra.

Oleh karena itu, ia pun meminta Presiden Jokowi harus memerintahkan aparat keamanan seperti Polri dan TNI untuk melindungi institusi KPK dan para pekerjanya. Menurut Arief, sesuai perintah Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dalam setiap arahannya, Gerindra menyerukan agar para kader Gerindra dimana saja harus dan wajib melindungi para pekerja KPK dan mempertahankan institusi KPK agar tetap punya keberanian untuk memenjarakan para koruptor.

“Selain juga kami serukan agar rakyat di mana pun juga harus melakukan perlawanan terhadap para koruptor yang sudah mulai tidak happy dengan tindakan KPK, Selain melakukan perlawanan, rakyat juga harus melindungi institusi KPK dari pelemahan dan ancaman kekerasan terhadap para personil di KPK!” seru wakil Prabowo.

“Mari kita lakukan Siswaskamling (Sistim Pengawasan dan Keamanan Lingkungan) didaerah tempat tinggal kita yang juga menjadi lingkungan tempat tinggal para personil KPK untuk melawan para koruptor yang mencoba melakukan serangan dengan kekerasan kepada personil KPK,” ajaknya pula. (Red)

 

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.