Selasa, 7 Juli 20

Kejar Pengakuan UGG, Tiga Provinsi Sepakat Jadi Tuan Rumah GRS 2020

Kejar Pengakuan UGG, Tiga Provinsi Sepakat Jadi Tuan Rumah GRS 2020
* Acara jumpa pers Geopark Run Series (GRS) 2020 di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona Jakarta, kantor Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), Kamis (27/2/2020).  (Foto: Dok Kemenparekraf)

Jakarta, Obsessionnews.comJumpa pers soal rencana penyelenggaraan Geopark Run Series (GRS) 2020 yang akan digelar di tiga Provinsi, yakni Bangka Belitung, Lampung, dan Sumatera Barat (Sumbar) telah terlaksana di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona Jakarta, kantor Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), Kamis (27/2/2020).

Tiga Provinsi tersebut sepakat menggunakan ajang GRS 2020 sebagai momentum untuk mengejar pengakuan dari UNESCO Global Geopark (UGG).

“GRS 2020 akan kita manfaatkan sebagai goes to UGG,” ujar Bupati Agam Sumatera Barat, Indra Catri dalam keterangan tertulis Kemenparekraf yang diterima obsessionnews.com, Jumat (28/2).

Baca juga: Sail to Natuna Ajang Promosikan Natuna Sebagai Kawasan Wisata Geopark Nasional

GRS 2020 ini merupakan event wisata minat khusus dipadukan dengan wisata olahraga yang akan berlangsung di 4 lokasi destinasi wisata geopark (Taman Bumi), yakni Belitong, Ciletuh, Krakatau, serta Minang, secara berseri dimulai dari Tanjung Kelayang, Belitong, pada 18-19 April 2020 dan akan diakhiri di Ngarai Sianok, Sumbar pada 28-29 November 2020.

Indra menjelaskan, pengalaman dari penyelenggaraan lomba lari Minang Geopark Run (MGR) pada 2018 dan 2019 yang melibatkan beberapa geopark di Kabupaten Agam mendapat pengakuan tingkat nasional. “Geopark nasional ini kita akan ditingkatkan ke tingkat global dengan mendapat pengakuan UNESCO,” kata Indra.

Kabupaten Agam, menurut Indra, mempunyai unggulan berupa daya tarik wisata alam geopark berupa gunung, danau, maupun pantai serta daya tarik budaya masyarakat sekitarnya.

Sementara itu, Kadispar Kabupaten Belitung, Jasagung Hariyadi menyatakan, Kabupaten Belitung berharap dengan terpilihnya sebagai salah satu tuan rumah penyelenggaraan GRS 2020 akan memudahkan dalam mewujudkan destinasi geopark UGG pada tahun ini.

“Kita berharap tahun ini Belitung mendapatkan UGG. Pengakuan ini sangat penting dalam mempromosikan Tanjung Kelayang, Belitung  yang telah ditetapkan pemerintah pusat sebagai salah satu dari destinasi prioritas atau 10 Bali Baru,” ujar Hariyadi.

Menurut Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Lampung, Edarwan, penyelenggaraan GRS 2020 akan digabungkan dalam rangkaian kegiatan Festival Krakatau yang akan berlangsung pada 29-30 Agustus 2020.

“Popularitas Krakatau yang mendunia akan kita jadikan sebagai ikon dari kegiatan ini.  Penyelenggaraan GRS 2020 akan kita jadikan sebagai momentum untuk mendorong Provinsi Lampung kembali fokus menjadikan Krakatau sebagai destinasi geopark UGG,” kata Edarwan.

Ia menjelaskan, pada 2012 Provinsi Lampung pernah mengusulkan Krakatau agar mendapat pengakuan dari UNESCO, namun usulan itu hingga kini belum ada kelanjutannya.

Seperti diketahui, Indonesia memiliki lebih dari 30 geopark dengan kekhasan alamnya masing-masing sebagai daya tarik sehingga menjadikan sebagai  salah satu destinasi geopark menarik di kawasan Asia Pasifik.

Saat ini ada 4 geopark yang mendapat pengakuan UGG yakni Gunung Batur (Bali), Pegunungan Sewu (Yogyakarta), Gunung Rinjani (NTB), dan Ciletuh-Palabuhan, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. (Poy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.