Minggu, 24 Oktober 21

Kejam pada Muslim Rohingya, Suu Kyi Telah Dikudeta

Kejam pada Muslim Rohingya, Suu Kyi Telah Dikudeta
* Aung San Suu Kyi. (Foto: Getty Images/BBC)

Pemimpin Myanmar Aung San Suu Kyi yang kejam lakukan genosida (pembantaian) terhadap muslim Rohingya, akhirnya dikudeta sendiri oleh militer yang merebut kekuasaan di negara tersebut.

Pada dini hari, Senin (1/2/2021), pasukan militer menahan pemimpin de-facto Myanmar Aung San Suu Kyi dan sejumlah politisi lainnya, sebelum mengambil alih kendali negara.

Kudeta terjadi setelah ketegangan meningkat antara pemerintah sipil Suu Kyi dan militer setelah hasil pemilihan umum yang disengketakan.

Dalam pemilu yang diadakan November lalu, Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD) pimpinan Suu Kyi memenangkan cukup kursi untuk membentuk pemerintahan.

Pada hari Senin, saat sesi pertama parlemen akan dimulai, militer mengatakan pihaknya menyerahkan kekuasaan kepada Panglima Tertinggi Min Aung Hlaing karena “kecurangan pemilihan”.

TV militer mengatakan keadaan darurat telah diumumkan selama satu tahun dan kekuasaan dialihkan. Aung San Suu Kyi telah mendesak para pendukungnya “untuk tidak menerima ini” dan “memprotes kudeta”.

Myanmar, juga dikenal sebagai Burma, diperintah oleh militer hingga reformasi demokrasi dimulai pada 2011.

Pada 2015, ketika mengadakan pemilu pertama yang terbuka setelah beberapa dekade, Aung San Suu Kyi naik ke tampuk kekuasaan dengan kemenangan telak.

Dia dipandang sebagai ikon demokrasi yang menyerahkan kebebasannya untuk menantang para jenderal tentara yang kejam.

Dia sangat populer di antara mayoritas Buddha di negara itu.

Tetapi secara internasional, tanggapannya terhadap krisis Rohingya telah membuat citranya jatuh, hal yang tak diduga banyak orang. (Red)

Sumber: BBC News

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.