Sabtu, 8 Oktober 22

Kejaksaan Agung Masih Pelajari Kasus BG

Kejaksaan Agung Masih Pelajari Kasus BG

Jakarta, Obsessionnews – Kasus Komjen Pol Budi Gunawan (BG) yang berkasnya telah dilimpahkan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kepada Kejaksaan Agung (Kejagung) sampai sekarang masih dipelajari oleh pihak Kejagung.

Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Widyopramono mengatakan bahwa sampai saat ini kasus tersebut masih dikaji oleh tim Jaksa yang diketuai oleh Kasubdit Penyidikan Sarjono Turin. Selain itu, dia juga menegaskan, bahwa belum waktunya untuk dipublikasikan mengenai temuan yang muncul dari pengkajian itu.

“Dari KPK diserahkan kepada Kejaksaan. Sampai sekarang masih dipelajari,” ujar Widyo di Jakarta, Selasa (24/3/2015).

Dia menjelaskan, soal perkembangan yang signifikan terhadap kasus BG tersebut belum ditemukan. Jadi, kata Widyo, ketika diserahkan pertama kalinya itu bukan berupa berkas, tetapi hanya beberapa lembar surat saja. Oleh karena itu, harus ada penyerahan yang lengkap untuk dipelajari lebih mendalam.

“Sehingga Jaksa dalam pelajari kasus akan sedemikian mudah untuk dipelajari arahnya gimana,” tuturnya.

Walaupun demikian, Widyo mengaku bahwa kasus itu akan dirampungkan dalam satu bulan ini. Namun, dia masih enggan membeberkan kesimpulan dari apa yang telah dipelajari Jaksa. “Insya Allah akan selesai bulan ini. (Kesimpulan sementara) nanti kita tunggu hasil saja,” katanya.

Selain itu, Widyo juga tidak banyak menjelaskan, ketika ditanya apakah ada target yang lain dalam kasus tersebut.”Secepatnya. Alangkah baiknya selesaikan perkara itu secepat mungkin, yang dapat mungkin mengarah kepada penanganan perkara yang baik,” pungkasnya.

Seperti diketahui, KPK menetapkan Komjen Pol Budi Gunawan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi penerimaan gratifikasi atau suap dan memiliki sejumlah rekening mencurigakan pada saat menjabat sebagai Karo Binkar SSDM di Mabes Polri tahun 2004-2006. (Purnomo)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.