Jumat, 22 Oktober 21

Kejagung-BNN Tangani Peredaran Narkoba di Bakik Penjara

Kejagung-BNN Tangani Peredaran Narkoba di Bakik Penjara

Jakarta, Obsessionnews – Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Pol Anang Iskandar hari ini, bertemu dengan Jaksa Agung HM Prasetyo untuk melaporkan perihal WN Nigeria Silvester Obiek (Mustafa) sebagai bandar narkoba yang mengendalikan bisnisnya di balik jeruji besi.

“Kami kedatangan jajaran BNN untuk membangun kesamaan sikap tentang upaya pencegahan dan penanganan tindak pidana narkotika di daerah kita,” ujar Prasetyo saat jumpa pers di Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Senin (2/2/2015).

Prasetyo menyampaikan bahwa BNN telah berhasil mengungkap jaringan narkotika di Jakarta. Bahkan yang lebih menganggetkan bisnis tersebut dikendalikan salah satu terpidana mati bernama Silvester berpaspor Nigeria.

“Saya sebagai Jaksa Agung mengucapkan selamat kepada BNN, rasa bangga dan syukur berhasil mengungkap jaringan ini. Tapi di satu sisi saya juga khawatir bahwa Indonesia sudah benar-benar gawat narkoba,” katanya.

Dengan terungkapnya Silvester, lanjut Prasetyo, dia sering kali mengendalikan jaringan narkotika dari dalam tahanan. Hal ini semakin menyadarkan, bahwa putusan pengadilan terhadap bandar dan pengedar narkotika perlu mendapat perhatian serius.

“Segala eksekusi terpidana yang dikenai putusan hukuman tetap harus segera dilakukan,” katanya.

Oleh karena itu, pihaknya akan segera menyusun persiapan-persiapan eksekusi tahap dua yang rencananya akan dilangsungkan di lapas Nusakambangan, setelah seluruh aspek yuridis terpidana mati terpenuhi. Dia menjelaskan, eksekusi gelombang pertama sudah, gelombang kedua tinggal menunggu waktu yang tepat, termasuk cuaca.

“Aspek yuridis sudah selesai sesungguhnya, tinggal teknis saja. Kita harus mengambil sikap keras dan tegas, saya instruksikan terhadap seluruh Kejaksaan untuk memberikan hukuman maksimal sesuai fakta di persidangan,” pungkasnya.

Sebagai Informasi, hari ini Kejaksaan Agung (Kejagung) menerima kedatangan BNN untuk membahas kerjasama eksekusi hukuman mati bagi para bandar dan pengedar narkoba. Selain itu Kejagung dan BNN juga menyamakan sikapnya menanggulangi peredaran narkoba dibalik jeruji penjara. (Purnomo)

Related posts