Sabtu, 23 Januari 21

Keinginan Syekh Ali Jaber Sebelum Meninggal Membina Anak Lombok Jadi Hafidz Indonesia

Keinginan Syekh Ali Jaber Sebelum Meninggal Membina Anak Lombok Jadi Hafidz Indonesia
* Pendakwah Syekh Ali Jaber. (Foto: layar tangkap)

Jakarta, Obsessionnews.comSebagian kaum muslimin Indonesia sedang berduka. Hal itu dikarenakan pendakwah Syekh Ali Jaber meninggal dunia. Syekh Ali Jaber wafat di Rumah Sakit Yarsi, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, usai menjalani perawatan medis karena terserang Covid-19, Kamis (14/1/2021).

Sebelum meninggal, Syekh Ali Jaber memang sudah dua minggu dirawat di rumah sakit. Dia sempat dikabarkan kondisinya membaik, namun kini dia dikabarkan justru meninggal.

Dari video YouTube yang dikutip obsessionnews.com pada Kamis (14/1), Syekh Ali Jaber pernah berpesan bahwa jika dia wafat ingin dimakamkan di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Ali Jaber beralasan, Lombok mempunyai pesan tersendiri baginya.

Disisi lain, Syekh Ali Jaber juga berkeinginan dimakamkan di Madinah. Namun berhubung dia berada di Indonesia, dia pun berwasiat untuk dimakamkan di Pulau Seribu Masjid tersebut jika dia wafat.

“Jadi hubungan saya dengan Lombok, bahkan saya bercita-cita ya Allah walaupun saya memilih dan memohon meninggal di Madinah, tetapi ya Allah kalau saya ditetapkan meninggal di Indonesia, mohon saya mau dimakamkan di Lombok,” ujar Syekh Ali Jaber dalam video tersebut.

Dia juga mengaku, Lombok termasuk pulau kesayangannya. “Makanya saya tadi sampaikan ke pak Kanwil, insyaallah rencana kami bersama Pak Kapolda, untuk ke depan insyaallah membina anak-anak Lombok ini menjadi calon Hafidz, untuk menjadi Hafidz Indonesia,” ungkapnya.

Tak hanya itu, pulau Lombok dapat memberikan kenyamanan baginya. Selain itu, awal mula dia berjuang untuk berdakwah di jalan Allah juga di Lombok.

“Ketika saya di Lombok, saya jauh lebih nyaman. Karena ada cerita, pertama saya berjuang di Lombok, anak saya lahir di Lombok, salah satu kakek saya meninggal mati Sahid karena melawan penjajah Jepang di Lombok,” tutupnya. (Poy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.