Rabu, 1 Desember 21

Kedai Kopi Sambil Bermain Dengan Kucing Digemari

Kedai Kopi Sambil Bermain Dengan Kucing Digemari

Oakland-California, Obsessionnews – Tahun lalu Cat Town Café telah dibuka di Oakland California. Pengunjungnya luarbiasa. Warga Oakland bisa menikmati kopi sambil bermain kucing dikafe itu. Tak hanya itu, kucing-kucing tersebut bila ada yang menginginkan boleh diadopsi.

Para pelanggan beralasan mengunjungi Cat Town Café di Oakland itu. Misalkan Alan, membawa anak laki-lakinya, karena, katanya, “Caleb senang dengan kucing,” seperti dilansir voanews.

“Saya pikir kedai ini tempat menyenangkan untuk menyapa kucing-kucing. Di tempat tinggal kami, kami tidak boleh memelihara kucing,” katanya.

“Kami tidak punya hewan peliharaan. Di sini ia bisa melihat hewan,”ujarnya.

Sementara itu, seorang dari pengunjung kafe Mike Deluca, ingin mengadopsi seekor kucing untuk anak laki-laki pacarnya, Michael. Pada kunjungan mereka yang kedua ke Cat Town Café, mereka menemukan Juniper, seekor kucing abu-abu.

“Kami langsung jatuh cinta dengan kucing-kucing yang ada di kedai itu,” ujarnya.

Kedai Kopi Sambil Bermain Dengan Kucing Digemari

“Mereka punya banyak kucing, anak kucing, dan juga kucing dewasa. Staf kedai juga luar biasa. Dan kami memutuskan untuk mengadopsi seekor kucing untuk anaknya. Semuanya menyenangkan,” ungkapnya

Kedai kucing atau cat café, di mana konsumen bisa bersantai, minum teh atau kopi dan main dengan kucing, pertama kali dibuka di Asia pada tahun 1990an, dan sekarang bisa ditemukan di Asia dan Eropa.

Zona kucing berhiaskan dinding warna-warni penuh lukisan, kursi dan bantal yang nyaman dan mainan kucing dari kayu.

Sebagian besar kucing tidur di bawah sinar matahari, atau bersantai di depan jendela besar yang menghadap ke arah jalan yang ramai dilalui. Biaya masuk berbandol sangat  murah, tamu kedai kopi bisa menghabiskan waktu selama satu jam dengan kucing-kucing tersebut, bermain dengan mereka, mengelus mereka, atau hanya memandangi mereka.

Adam Myatt, pendiri Cat Town bersama Ann Dunn pada bulan Oktober, mengatakan mereka melihat kedai kucing sebagai kesempatan untuk menarik perhatian terhadap kucing-kucing liar atau terlantar.

Dunn memulai pusat penyelamatan empat tahun lalu, dan sejak itu mengadopsi ratusan kucing-kucing terlantar.

Kedai kopi - kucing

Jutaan anjing dan kucing menjalani eutanasia setiap tahun di tempat-tempat penampungan hewan di AS. Di Oakland, tingkat eutanasia kucing mencapai 40 persen tahun lalu. Berkat Cat Town dan pusat penyelamatan lainnya dan juga kampanye pengebirian yang gencar, jumlah kucing yang dibunuh di tempat-tempat penampungan di Oakland menurun jadi 20 persen.

Dunn mengatakan, ratusan sukarelawan yang membantu di kedai kopi itu dan menyediakan rumah bagi kucing-kucing terlantar tersebut telah membuat kontribusi yang besar.

Ia menambahkan “ukuran sukses kami adalah seberapa banyak tingkat kucing yang diadopsi tingkat di tempat ini, ternyata sudah meningkat dua kali lipat sejak dibuka”.

“Jadi misi kami berjalan dan Oakland senang punya kedai kopi kucing pertama di Amerika,” katanya. “Kami membawa banyak orang datang ke kota ini, bukan hanya datang dengan mobil tapi juga naik pesawat.”

Warga Amerika yang membutuhkan seekor kucing tidak lagi harus terbang ke Oakland. Kedai kopi dengan kucing menyebar dengan cepat ke berbargai kota lain di Amerika. Sejak Cat Town dibuka, kedai kopi serupa dibuka di New York, Denver, San Diego, dan Portland, Oregon. (Popi Rahim)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.