Sabtu, 2 Juli 22

Kecelakaan Lion Air JT-610, Saham Boeing Anjlok

Kecelakaan Lion Air JT-610, Saham Boeing Anjlok

Kecelakaan pesawat Lion Air JT-610 menyebabkan Saham Boeing mengalami penurunan signifikan.

Bloomberg melaporkan, saham Boeing turun sebanyak 23,68 dollar persaham atau sebesar 6,59 persen.

Padahal, pada pembukaan perdagangan Senin, saham Boeing dibuka di level 360,55 dollar per saham.

Penurunan tajam ini dikaitkan dengan kecelakaan pesawat Lion Air JT-610 dengan rute Jakarta ke Pangkal Pinang yang menggunakan Boeing 737 max 8.

Detik melaporkan, pihak manajemen Lion Air mengatakan, pesawat dengan regitrasi PK-LQP jenis Boeing 737 MAX 8 buatan 2018 dan baru dioperasikan oleh Lion Air sejak 15 Agustus 2018, dan pesawat ini dinyatakan laik operasi.

Lion Air mulai beroperasi 18 tahun silam dengan mengenalkan penerbangan berbiaya murah. Lion Air tumbuh pesat menjadi maskapai penerbangan swasta terbesar di Indonesia, tetapi tidak terlepas dari kendala yang terus menghantuinya.

Menguasai hampir 40% pangsa pasar domestik, maskapai yang dimiliki keluarga Kirana ini terus berambisi memperbesar armadanya, kendati masih dihadapkan persoalan sumber daya manusia dan mismanajemen, ujar wartawan penerbangan.

Mereka melakukan kontrak pengadaan pesawat lebih dari 200 unit pada sejumlah perusahaan pembuat pesawat terkenal.

Walaupun demikian, perjalanan mereka diwarnai insiden kecelakaan fatal dan persoalan manajemen yang membuat beberapa kali terkena sanksi.

Didirikan oleh Rusdi Kirana dan saudaranya, maskapai ini mengawalinya dengan dua pesawat sewaan pada pertengahan 2000, dan dalam 18 tahun kemudian, tumbuh menjadi maskapai penerbangan swasta terbesar di Indonesia.

“Dia (Rusdi Kirana) mempunyai ambisi. Dia juga jeli dalam melihat pasar,” kata pengamat penerbangan, Duddy Sudibyo, kepada wartawan BBC Indonesia, Selasa (30/10). (ParsToday/BBC)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.