Kamis, 8 Desember 22

Kebumen Akan Melaksanakan Pemilihan Bupati, Ini Tahapannya

Kebumen Akan Melaksanakan Pemilihan Bupati, Ini Tahapannya
* Foto ilustrasi.

Kebumen, Obsessionnews.com – Pada tahun 2020 ini, pemerintah akan melaksanakan Pilkada serentak. Setidaknya ada 270 daerah yang akan mengadakan Pilkada serentak, baik itu tingkat provinsi atau pemilihan gubernur, tingkat kabupaten pemilihan bupati, dan tingkat kota atau pemilihan wali kota.

Kebumen termasuk salah satu daerah yang akan mengadakan pemilihan bupati dan wakil bupati pada 9 Desember mendatang. Lalu apa saja tahapan yang harus dilalui dalam pelaksanaan Pilkada serentak ini? Sampai kemudian pasangan calon yang menang ditetapkan sebagai kepala daerah.

Komisioner KPU Kabupaten Kebumen Danang Munandar mengatakan, proses Pilkada serentak dimulai dengan pencocokan dan penelitian data pemilih. Proses itu sudah selesai pada 13 Agustus kamarin, dan saat ini masih dalam tahap pemutakhiran oleh PPS.

“Setelah tahapan itu selesai, KPU akan mengumumkan pendaftaran calon bupati dan wakil bupati pada 28 Agutus sampai 3 September. Kemudian pendaftaran akan dimulai pada 4 September sampai 6 September,” ujar Danang, di Kebumen Senin (24/8).

Begitu pendaftaran ditutup, KPU akan melakukan verivikasi berkas pendaftaran, sekaligus pelaksanaan tes kesehatan bagi pasangan calon di rumah sakit khusus tipe A. “Baru pada 23 September penetapan calon bupati dan wakil bupati,” tuturnya.

Pengudian nomor urut akan dilaksanakan pada 24 September. Jika calonnya hanya satu atau calon tunggal, maka lawannya adalah kotak kosong atau kolom kosong. Kata Danang, nanti juga ada pengundian tata letak gambar, jika calonnya hanya satu.

“Jadi besok juga ada pengundian tata letak, jadi calon tunggal ini posisinya ada di kanan atau kiri. Nanti ada pengundiannya jika hanya ada satu calon. Kalau lebih dari satu calon ada juga pengundian nomor urut,” jelasnya.

Pada 27 September dimulai masa kampanye selama 71 hari atau tiga hari sebelum pencoblosan pada 9 Desember. Karena tiga hari sebelum pencoblosan adalah masa tenang. Terkait kampanye, Danang memastikan kampanye tetap boleh dilakukan di tempat umum dengan pengumpulan massa, dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.

“Untuk kampanye di tempat terbuka boleh dilakukan asalkan tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19,” jelasnya.

Baru setelah itu pada 9 Desember pencoblosoan. Pemungutan sekaligus penghitungan suara di TPS. Kemudian rekapitulasi hasil penghitungan suara tingkat kabupaten atau kota pada 13-17 Desember. Sekaligus penetapan pemenang kepala daerah terpilih. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.