Minggu, 25 September 22

Kebohongan Ratna Sarumpaet Jadi ‘Trending Topic’ Nomor Satu di YouTube

Kebohongan Ratna Sarumpaet Jadi ‘Trending Topic’ Nomor Satu di YouTube
* Ratna Sarumpaet dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (3/10/2018). (Foto: YouTube)

Jakarta, Obsessionnews.com – Pernyataan aktivis Ratna Sarumpaet bahwa dirinya dianiaya tiga orang di Bandung, Jawa Barat, ternyata hoax. Pengakuan blak-blakan Ratna yang menyebarkan berita bohong itu diungkapkannya dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (3/10/2018).

Atas pengakuan itu, Ratna menyampaikan permohonan maaf. Dia meminta maaf karena sudah menciptakan kegaduhan terkait kabar penganiayaan yang sempat viral.

“Saya meminta maaf kepada semua pihak yang selama ini mungkin dengan suara keras saya kritik dan berbalik ke saya, kali ini saya pencipta hoaks,” ungkap Ratna dalam jumpa pers di Jakarta, Rabu (3/10/2018).

Ratna mengaku merekayasa kabar penganiayaan dirinya di Bandung. Padahal hak tanggal 21 September 2018, dirinya menemui dokter bedah plastik di Jakarta. Ratna mengaku melakukan sedot lemak di pipi.

“Mari kita semua mengambil pelajaran, bangsa kita dalam keadaan tidak baik. Segala sesuatu yang kita hebohkan segala sesuatu yang tidak penting mari kita hentikan,” kata Ratna dengan sedikit penyesalan. 

Video konferensi pers permintaan maaf Ratna tersebut menjadi trending nomor satu di Youtube pada Kamis (4/10). Hingga pukul 11.24 WIB berita tersebut ditonton sebanyak 1,465,900 kali.  (arh)

 

Baca juga:

Ikut Kabarkan Berita Ratna Sarumpaet Dianiaya, Prabowo Minta Maaf

Kasus Ratna Sarumpaet, Hasto Desak Prabowo Minta Maaf

Merugikan Prabowo, Gerindra Evaluasi Ratna Sarumpaet

Akui Bohong Dianiaya, Ratna Sarumpaet Minta Maaf

Terlanjur Simpati, Mahfud Minta Penyebar Hoax Ratna Dihukum 6 Tahun

Para Tokoh Dibuat Bingung dengan Kasus Ratna Sarumpaet

Mahfud MD Minta Fadli Zon Bertanggung Jawab Atas Kasus Ratna

Ratna ‘Marsinah’ Sarumpaet yang Kritis terhadap Penguasa  

 

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.