Minggu, 31 Mei 20

Kebijakan Pemerintah Bebaskan Pembayaran Listrik, Ini Kata Rakyat Bawah

Kebijakan Pemerintah Bebaskan Pembayaran Listrik, Ini Kata Rakyat Bawah
* Pegawai PLN sedang mengecek meteran listrik. (Foto: Dok PLN)

Jakarta, Obsessionnews.com PLN mendukung penuh kebijakan Pemerintah untuk membebaskan pembayaran listrik bagi 24 juta pelanggan dengan daya 450 Volt Ampere (VA) dan memberikan diskon 50 persen bagi 7 Juta pelanggan dengan daya 900 VA bersubsidi. Keringanan biaya listrik ini akan berlaku selama tiga bulan yakni April, Mei, dan Juni 2020.

Direktur Utama PLN Zulkifli Zaini mengatakan, kebijakan pembebasan tagihan untuk pelanggan 450VA dan keringanan tarif listrik 50% tersebut sudah dibicarakan dan dikoordinasikan dengan PLN.

“Kami sangat mendukung dan siap melaksanakan kebijakan Pemerintah yang disampaikan oleh Presiden RI Bapak Joko Widodo,” ujar Zulkifli seperti dikutip dari web pln.co.id, Rabu (1/4/2020).

Dia menambahkan, adanya kebijakan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak akibat pandemi global Covid-19 yang mengakibatkan lesunya perekonomian.

Program pembebasan tagihan dan keringanan pembayaran tersebut dimaksudkan untuk melindungi masyakarat yang paling terdampak pandemi ini.

Selain itu, dia juga mengimbau masyarakat untuk tetap di rumah, berkegiatan di rumah. Tujuannya untuk mencegah penularan virus yang ganas ini semakin meluas.

“Pembebasan dan diskon tarif listrik ini diharapkan dapat mendukung hal tersebut. Jadi masyarakat, khususnya yang tidak mampu, tidak harus khawatir dalam menggunakan listrik selama musim yang sulit ini,” pungkas Zulkifli.

Kebijakan itu disambut positif oleh warga Indonesia, salah satunya Suhendro warga Jakarta Selatan yang mendapatkan subsidi 900 VA ini mengaku dengan adanya kebijakan pemerintah soal tagihan listrik ini sangat membantu rakyat bawah.

“Ini sangat membantu rakyat yang tak punya, menurut saya ini bagus,” ujar Suhendro kepada obsessionnews.com.

Hal senada juga dikatakan oleh Atok, warga Parung yang mendapatkan meteran listrik dengan daya 450 ini mengatakan, kebijakan yang diberikan Jokowi itu sangat bagus, dapat membantu warga miskin. “Baguslah,” ujarnya kepada obsessionnews.com.

Namun dia berharap setelah programnya habis, PLN jangan menaikan tagihannya menjadi dua kali lipat. “Takutnya PLN begitu. Karena abodemen ngak jelas tarifnya kalo sudah naik gila tarifnya,” ungkap Atok. (Poy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.