Senin, 25 Oktober 21

Kebakaran Pasar Pagaden Subang Kerugian Rp4,9 Miliar

Kebakaran Pasar Pagaden Subang Kerugian Rp4,9 Miliar
* Warga Masih Memperhatikan Kios yang Terbakar di Pasar Inpres Pagaden Subang Jawa Barat

Subang, Obsessionnews – Asap nampak masih mengepul di antara puing-puing kebakaran di Pasar Inpres Pagaden Subang Jawa Barat. Insiden kebakaran yang terjadi Sabtu malam (25/9/2015), menghanguskan 138 kios yang terdiri dari 100 kios di Blok A, B, C, D dan E serta 8 unit di los D serta 30 jongko di blok P.

Menurut Kepala Pasar Inpres Pagaden, Enur Nurjanah mengatakan peristiwa kebakaran pertama kali diketahui warga sekira pukul 19.25 WIB, Sabtu malam. Api diketahui bermula dari Los B yang menjual plastik dan kue. “Warga langsung berusaha memadamkan dengan peralatan seadanya,” ujar Enur kepada Obsessionnews.com di kantornya saat mendata kios yang menjadi korban, Minggu siang (26/7/2015).

Kemudian pihak, kata Enur, Polsek Pagaden segera menghubungi Pemadam Kebakaran. Upaya pemadaman dilakukan ditengah kesulitan air dan hembusan angin yang cukup kuat. Bahkan Petugas Pemadam Kebakaran sampai harus mengambil air di Binong yang berjarak sekira 10 km. “Mana susah air angin kenceng banget lagi,” ujarnya lagi.

Api dengan cepat melumat barang-barang yang mudah terbakar diantaranya komoditas yang dijual seperti pakaian jadi, plastik, kue, hasil bumi dan perabotan rumah tangga. Api berhasil dikuasai setelah 5 unit kendaraan pemadam kebakaran berusaha memadamkan selama lebih dari 3 jam.

Dari pendataan sementara hingga berita ini ditulis nilai kebakaran menimbulkan kerugian paling tidak 4,9 milyar rupiah. Perincian kerugian tersebut 8 kios di los D dengan 4 orang pemilik mengalami kerugian sebesar 163 juta rupiah.

Warga Masih Memperhatikan Kios yang Terbakar di Pasar Inpres Pagaden Subang Jawa Barat
Warga Masih Memperhatikan Kios yang Terbakar di Pasar Inpres Pagaden Subang Jawa Barat

Kemudian 30 jongko di blok P dengan 8 pemilik mengalami kerugian sebesar 115 juta rupiah dan 100 kios di blok A – E terdata 73 kios yang dimiliki 53 pemilik mengalami kerugian sebesar 4,7 milyar rupiah. “Pemilik 27 kios lainnya (di blok A – E) belum berhasil didata sehubungan belum berhasil ditemui. Mungkin masih suasana lebaran,” ujar Enur menjelaskan.

Sepanjang pengamatan Obsessionnews di lokasi kegiatan jual beli masih berlangsung di beberapa kios yang tidak terbakar. Baeang-barang yang bis adiselamatkan dievakuasi ke tempat aman. Salah satunya ke kios milik kerabat atau tetangganya. (Ted)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.