Senin, 17 Januari 22

Kebakaran di Penjara Padat, 38 Napi Tewas

Kebakaran di Penjara Padat, 38 Napi Tewas
* Ilustrasi kebakaran penjara. (Foto: iStock)

Setidaknya 38 orang narapidana (napi) tewas dan 69 luka parah dalam kebakaran penjara utama di ibu kota Burundi, Gitega, pada Selasa (7/12/2021).
Kebakaran terjadi pukul 4 pagi dan banyak narapidana yang masih tertidur.

Kementerian Dalam Negeri Burundi mengatakan bahwa bencana disebabkan oleh arus pendek listrik di penjara yang berusia hampir seabad tersebut.

Sebuah sumber polisi mengatakan layanan darurat terlambat ke tempat kejadian, mobil pemadam kebakaran pertama tiba dua jam setelah dimulainya kobaran api.

Wakil Presiden Burundi Prosper Bazombanza yang mengunjungi lokasi tragedi dengan beberapa menteri, mengatakan kepada wartawan bahwa 38 orang tewas dan 69 luka parah.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 4 pagi, sederet foto beredar di media sosial menunjukkan api besar menelan penjara, dan mayat tergeletak di lantai.

“Kami mulai berteriak, kami akan terbakar hidup-hidup ketika kami melihat api naik sangat tinggi, tetapi polisi menolak untuk membuka pintu kamar kami, mengatakan ‘ini adalah perintah yang kami terima’,” seorang narapidana dihubungi melalui telepon, kepada AFP.

“Saya tidak tahu bagaimana saya melarikan diri, tetapi ada tahanan yang dibakar habis-habisan,” katanya.

Kementerian Dalam Negeri Burundi mengatakan bahwa bencana disebabkan oleh arus pendek listrik di penjara yang berusia hampir seabad tersebut.

Sebuah sumber polisi mengatakan layanan darurat terlambat ke tempat kejadian, mobil pemadam kebakaran pertama tiba dua jam setelah dimulainya kobaran api.

Korban-korban dengan luka bakar serius dibawa ke rumah sakit, beberapa diangkut dengan mobil pick-up polisi, sementara yang lain dengan kasus ringan dirawat di tempat kejadian.

Api telah dikendalikan, tetapi banyak bagian dari penjara hangus. Di balik sebuah dinding batu, tertulis tanggal pembangunan pada tahun 1926, ketika Burundi adalah koloni Belgia.

Penjara yang terbakar menampung sejumlah tahanan politik di blok dengan tingkat keamanan tinggi, dan ada juga blok tahanan wanita.

Penjara tersebut merupakan rumah bagi lebih dari 1.500 narapidana pada akhir November, menurut angka otoritas penjara, jauh lebih tinggi dari kapasitas yang ditentukan yaitu 400. (CNN/Red)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.