Jumat, 27 Mei 22

Kawasan Bandung Timur Akan Jadi Pusat Agrowisata

Kawasan Bandung Timur Akan Jadi Pusat Agrowisata

Bandung, obsessionnews – Kawasan Bandung Timur akan jadi pusat Agrowisata. Hal tersebut disampaikan Camat Cibiru Kota Bandung Mohammad Zamzam Nurzaman Hanafi. Menurut Zamzam wilayah Cibiru  memiliki potensi sumber daya alam dan budaya  mampu menjadi pusat agrowisata di kota Bandung.

Pusat agrowisata melahirkan peningkatan pada indeks kebahagiaan warganya yang kini berjumlah hampir 600 ribu jiwa. “Sehingga tidak perlu jauh-jauh untuk berwisata, apalagi harus ke Bandung utara atau Lembang,”ujar Zamzam saat program Bandung menjawab di ruang media kantor Pemkot Bandung, Selasa (25/8).

Zamzam mengatakan ada sekitar 65 kelompok seni berada di Cibiru. Mereka berada dalam dapur seni yang pembinaannya dilakukan Disbudpar Kota Bandung. “65 kelompok seni itu tersebar di empat kelurahn di Cibiru, kebanyakan seniman karinding, benjang dan reak terutama daerah yang berbatasan dengan Kabupaten Bandung,” ujarnya.

Ia pun sudah mengajukan permintaan lahan seluas 2 hektar ke Walikota Bandung untuk kegiatan seni budaya terutama untuk kontribusi peningkatan indeks kebahagian masyarakat dan peningkatan pemberdayaan para seniman lokal.

zamzam2

Menurut Zamzam, banyak potensi seniman lokal namun tidak memiliki lahan untuk melakukan kegiatan berkesenian, selain itu, pengembangan sumber daya alam tentu menjadi pusat perhatiannya untuk menjadikan Cibiru sebagai agrowisata.

“Di daerah Cibiru kita dapat melihat pemandangan kota Bandung dari lereng gunung kawasan Kelurahan Cisurupan dan Gunung Manglayang Kabupaten Bandung,” tandasnya.

Kelurahan Cisurupan akan menjadi salah satu fokus awal untuk mengembangkan agrowisata di Cibiru karena Ruang Terbuka Hijau (RTH) dan sawah abadi di wilayah tersebut sudah bisa di kembangkan. “Di sana ada kampung seni sebagai awal untuk dijadikan agrowisata,” ungkapnya.

Sawah abadi yang berada di daerah Cibiru memiliki luas 3,2 hektar dan titik lokasinya sebagian besar berada di Cisurupan. Cisurupan juga akan menjadi titik agrowisata yang dikembangkan, bekerjasama dengan Karang Taruna dan LPM, diantaranya sarana outbond.

“Kita akan bekerjasama dengan instansi terkait seperti Disbudpar, Dinas Pertamanan, Dinas Pertanian, Dinas Binamarga dan instansi lainnya terutama memberdayakan Karang Taruna dan LPM agar ada tempat outbond disana, “ ucapnya. (Dudy Supriyadi)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.