Rabu, 7 Desember 22

Kata DPC Subang, Demokrat Masih Butuh SBY

Kata DPC Subang, Demokrat Masih Butuh SBY

Subang, Obsessionnews – Ketua DPC Partai Demokrat (PD) Kabupaten Subang, H. Ahmad RizalSusilo menilai, Bambang Yudoyono (SBY) dinilai masih layak memimpin Partai berlambang mercy itu untuk periode mendatang. Menurutnya, para kader PD masih membutuhkan sosok figur SBY yang dianggap sebagai simbol pemersatu partai. “Bagi kami, figur SBY masih dibutuhkan dalam mempersatukan partai,” ujar Rizal kepada Obsession News, Jumat (27/3/2015).

Selanjutnya, kata Rizal selama 2 periode kepemimpinan SBY banyak manfaat program pembangunan yang telah dirasakan manfaatnya oleh Rakyat Indonesia. Termasuk program pembangunan kini diteruskan oleh Presiden Joko Widodo. Bahkan pemerintah sekarang masih menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Pemerintahan SBY.

Kongres Partai Demokrat akan digelar pada Mei 2015 di Bali mendatang. Riak-riak dinamika soal calon Ketua Umum mulai muncul diantaranya,  Marzuki Alie, Ahmad Mubarak, Isran Noor, serta Gede Pasek Suardika.

Pada Kongres nanti, Rizal meyakini SBY masih layak untuk dipilih kembali memimpin Partai Demokrat periode selanjutnya terlepas dari kelebihan dan kekurangan sebagai manusia. “Kekurangan dan kelebihan sebagai manusia memang ada, tapi kita memandang hal-hal positifnya saja,” jelasnya lagi. Kepemimpinan SBY perlu untuk meraih kembali kemenangan pemilu mendatang.

Ketika ditanyakan mengenai peranan SBY atas posisi Partai Demokrat sebagai kekuatan penyeimbang di parlemen, Rizal mengatakan sebagai kubu penyeimbang, SBY menerapkan kontrol dengan standar kebijakan yang mendukung untuk kepentingan Rakyat Indonesia. Selama ini Demokrat memberikan dukungan bagi program yang dianggap bermanfaat bagi Rakyat. “Sebaliknya tidak akan segan-segan memberikan koreksi dengan komando (dari) SBY,” pungkasnya. (Teddy Widara)

Post source : Ahmad Dahlan

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.