Sabtu, 25 September 21

Kata Desmond, DPR Tidak Lemahkan KPK

Kata Desmond, DPR Tidak Lemahkan KPK
Jakarta, Obsessionnews – Wakil Ketua Komisi III RI Desmond Mahesa menepis anggapan revisi Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Korupsi (UU KPK) tujuannya hanya untuk memperlemah kewenangan KPK dalam memberantas korupsi.
Menurut Desmond, DPR tidak mungkin melemahkan KPK di saat lembaga penegak hukum lain juga belum bisa diharapkan dalam memberantas korupsi. Justru kata dia, revisi tersebut nantinya untuk menguatkan KPK dengan memperketat dan memperjelas aturanya.
“Dimana bukti pelemahanya, drafnya UU-nya saja belum ada, pasalnya saja belum ada kok sudah bilang pelemahan. Harus jelas dong mana pasal yang dianggap melemahkan,”ujar Desmond di DPR, Jumat (19/6/2015).
‎Dalam revisi tersebut, rencananya DPR akan membatasi KPK dalam melakukan penyadapan. Salah satunya KPK diharus meminta izin kepada Kejaksaan sebelum melakukan penyadapan. Bagi sebagian kalangan orang, rencana itu bagian dari pelemahan KPK, meski belum dibentuk UU-nya.
‎Dalam konteks tersebut Desmond menjelaskan, bahwa dalam melakukan penyadapan KPK memang dibutuhkan pengawasan. Sebab, sering kali KPK melakukan penyadapan terhadap seseorang yang belum ditetapkan sebagai tersangka.
“Penyadapan ini tujuannya harus ada pengawasan, selama ini suka-suka KPK melakukan penyadapan. Jadi segala sesuatu harus ada pengawasan” terangnya.
‎Sementara itu dalam rapat dengar pendapat bersama Komisi III DPR, KPK meminta empat poin bila DPR tetap menginginkan revisi. Pertama, penegasan UU KPK sebagai Lex Sepecialis sehingga dapat menyampingkan ketentuan umum yang diatur dalam KUHP dan KUHAP. Kedua penegasan KPK untuk mengangkat penyidik dan penyelidik di luar ketentuan yang diatur dalam KUHAP.
Ketiga, penataan kembali organisasi KPK, sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan tugas pencegahan, dan pemberantasan korupsi. ‎Keempat, Keberadaan komite pengawas sebagai pengganti dan empowering dari penasehat KPK. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.