Jumat, 2 Desember 22

Kasus Ratna Sarumpaet, Hasto Desak Prabowo Minta Maaf

Kasus Ratna Sarumpaet, Hasto Desak Prabowo Minta Maaf
* Sekretaris Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma’ruf, Hasto Kristiyanto. Foto : Merdeka.com

Jakarta, Obsessionnews.com – Tim Kampanye Nasional pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin mendesak capres Prabowo Subianto menyampaikan permohonan maaf karena telah menuduh pemerintahan Jokowi melakukan penganiayaan terhadap Ratna Sarumpaet. Apalagi dibarengi dengan kata-kata pengecut. 

“Beliau (Prabowo) juga melakukan manipulasi psikologis, bahkan suatu kudeta rasa. Rasa kemanusiaan yang seharusnya untuk korban bencana alam, dikudeta menjadi rasa iba ke Ratna Sarumpaet,” kata Sekretaris TKN Jokowi-Ma’ruf, Hasto Kristiyanto, Rabu (3/10/2018).

“Konfrensi Pers Pak Prabowo atas rekayasa penganiayaan tersebut sangatlah berbahaya. Bagi kami, ini sudah menyentuh aspek yang fundamental: memerdagangkan kemanusiaan untuk elektoral. Karena itulah Pak Prabowo sebaiknya meminta maaf ke publik,” sambungnya.

Tidak hanya Prabowo, Hasto menyebut tim kampenye Prabowo juga menyerang Jokowi dengan mengatakan Jokowi telah melanggar Hak Asasi Manusia (HAM). Padahal Jokowi sedang sibuk kerja membantu korban gempa dan tsunami di Palu, Donggala dan Sigi, Sulteng. 

“Dan tim kampanye Prabowo-Sandi dengan maksud menuduh Pak Jokowi, lalu berharap mendapat dukungan elektoral berupa simpati,” ujar Hasto. 

“Pak Jokowi bagus. Tetap tenang bekerja menolong rakyat, meski diserang berbagai fitnah secara frontal oleh Tim Prabowo-Sandi, dan diserang secara langsung melalui Konfrensi Pers Pak Prabowo. Dunia pun mau dibuat terbalik, Pak Jokowi tidak pernah melanggar HAM dituduh melanggar HAM,” tambahnya.

Tindakan main tuduh tanpa dasar oleh Prabowo dan tim kampanyenya, menurut Hasto sebagai cermin politik yang tidak berkeadaban, serta meninggalkan tradisi nilai-nilai bangsa. Meski begitu, Hasto bersyukur bahwa pihaknya tidak terpancing untuk membalas tuduhan tersebut.

Seluruh tim kampanye Jokowi-Kyai Ma’ruf tetap berkonsentrasi pada gerakan kemanusiaan untuk membantu rakyat yang menjadi korban bencana alam di Sulteng. Namun Hasto menyerahkan kasus penipuan tersebut pada proses hukum.

“Apa yang dilakukan oleh Ratna Sarumpaet, Rachel Maryam, Fadli Zon, Dahnil Anzar Simanjuntak, Nanik S Deyang, Andre Rosiade, Fahira Idris dll bahkan pernyataan Pak Prabowo telah menyentuh delik penipuan. Namun biarlah proses hukum yang bicara,” tandas Hasto. (Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.