Jumat, 7 Oktober 22

Kasus Pengeroyokan Anggota Bawaslu di Ternate Menuai Aksi Protes

Kasus Pengeroyokan Anggota Bawaslu di Ternate Menuai Aksi Protes

Ternate – Kasus pengeroyokan yang menimpa anggota Badan Pegawas Pemilu (Bawaslu) yang berasal dari Kabupaten Kepulauan Sula, yakni Suryadi Duwila dan Ramli Umalekoha, oleh orang tidak dikenal menuai reaksi protes dari Aliansi Front Mahasiswa Anti Kekerasan (Formak) dan Himpunan Mahasiswa Taliabu (HMT), Senin (5/1/2015).

Peristiwa pengeroyokan itu terjadi saat malam pergantian tahun baru atau sekitar pukul 01.00 WIT. Kala itu korban sedang menginap di Hotel Neraca Kota Ternate, Maluku Utara, dalam rangka melakukan perjalanan dinas di Bawaslu Provinsi Maluku Utara. Pada saat itu tiba-tiba orang tak dikenal melakukan pengeroyokan terhadap korban.
Aksi solidaritas yang dilakukan Formak dan HMT di depan kantor Mapolres Ternate mendesak Kapolres Ternate untuk bekerja serius menangani kasus pengeroyokan terhadap Suryadi Duwila dan Ramli Umalekho, mengingat kasus tersebut sudah dilaporkan ke Mapolres Ternate dengan nomor surat STPL/01/1/2015 Reserse Ternate tanggal 1 Januari tahun 2015.

Koordinator aksi Faujan menjelaskan kepada obsessionnews.com, pihaknya sudah melaporkan kejadian di Mapolres Ternate. Namun, sampai saat ini pihak polisi belum mampu menangkap pelaku pengeroyokan. “Pelaku pengeroyokan sudah diketahui inisialnya, tapi belum ditangkap. Kami meminta Kapolres Ternate bertindak cepat untuk memburu pelaku yang masih berkeliaran,” ujar Faujan. (rif)

Related posts