Senin, 30 November 20

Kasus Hambalang, Giliran Mantan Kepala BPN Diperiksa KPK

Kasus Hambalang, Giliran Mantan Kepala BPN Diperiksa KPK

Hasan S

Jakarta– Mantan Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Joyo Winoto dan Sekretaris Utama BPN Managam Manurung, memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Keduanya akan diperiksa terkait penyidikan kasus dugaan korupsi pengadaan sarana dan prasarana olahraga di Hambalang, Bogor.

“Mereka akan diperiksa sebagai saksi untuk AAM (Andi Alfian Mallarangeng), DK (Deddy Kusdinar),TBMN (Teuku Bagus Muhammad Noer),” kata Kepala Bagian Pemberitaan dan Informasi KPK Priharsa Nugraha, di gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Kamis (11/4/2013).

Baik Joyo maupun Managam diketahui sedang menjalani pemeriksaan, setelah keduanya tiba di gedung KPK dalam waktu yang hampir bersamaan. Khusus Joyo, ini merupakan pemeriksaan yang kedua setelah sebelumnya dia dimintai keterangan sebagai saksi Andi pada pertengahan Desember tahun lalu. KPK memeriksa Joyo karena dia dianggap tahu seputar proyek Hambalang, khususnya mengenai sertifikat lahan Hambalang yang bermasalah.

Hasil audit investigasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menyebutkan, Kepala BPN menerbitkan SK pemberian hak pakai tertanggal 6 Januari 2010 bagi Kementerian Pemuda dan Olahraga atas tanah seluas 312.448 meter persegi di Desa Hambalang. Padahal, persyaratan surat pelepasan dari pemegang hak sebelumnya diduga palsu.

SK hak pakai itu kemudian diberikan Kepala Bagian Persuratan dan Kearsipan BPN kepada anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Ignatius Mulyono, atas perintah Sekretaris Utama (Sestama) BPN. Padahal, ketika itu Mulyono tidak membawa surat kuasa dari Kemenpora selaku pemohon hak sehingga diduga melanggar Kep Ka BPN nomor 1 tahun 2005 jo Kep Ka BPN 1 tahun 2010.

Selain itu, Joyo disebut mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, Muhammad Nazaruddin, pernah bertemu dengan Ketua Umum DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum terkait kepengurusan sertifikat Hambalang ini. Menurut Nazaruddin, Anas juga meminta Ignatius menghubungi Joyo. (rud)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.