Minggu, 2 Oktober 22

Kasus e-KTP, KPK Jangan Salah Bidik

Kasus e-KTP, KPK Jangan Salah Bidik
* Ketua Komisi III DPR RI, Bambang Soesatyo.

Jakarta, Obsessionnews.com – Penyelesaian proyek e-KTP secara fakta terbukti melenceng jauh dari target waktu. Bahkan menurut Ketua Komisi III DPR Bambang Soesatyo, tidak ada yang tahu kapan proyek ini akan rampung. Artinya memang ada masalah besar dalam proyek ini.

“Karena itu, langkah KPK membawa kasus ini ke Pengadilan Tipikor Jakarta sudah tepat. Hanya saja jangan salah bidik,” ungkap Bambang dalam siaran persnya, Ahad (12/3/2017).

Bambang mengatakan, wajar jika sejumlah orang yang disebutkan dalam dakwaan itu tidak bisa menerima begitu saja dan langsung membuat bantahan. Dan masuk akal jika mereka merasa sebagai korban pembunuhan karakter karena dakwaan yang dibacakan di Pengadilan Tipikor itu dimaknai sebagai tuduhan.

“Oleh karena dakwaan itu dipublikasikan secara luas, secara personal masing-masing sudah merasa dilukai,” ujarnya.

Bambang menambahkan, mereka sadar bahwa bertitiktolak dari publikasi dakwaan itu, publik akan mencibir dan menuduh mereka sebagai orang-orang yang ikut menikmati dana hasil korupsi proyek e-KTP.

KPK juga pasti sudah menyimak bantahan dari sejumlah orang itu. Sehingga, tentu bantahan sejumlah orang itu harus direspons KPK melalui proses pembuktian.

Sebelumnya, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon menilai dakwaan kasus e-KTP- yang menyeret sejumlah nama besar politisi baru keterangan sepihak. Oleh karena itu, ia meminta agar dakwaan tersebut dibuktikan dengan menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah.

”Karena ini baru keterangan sepihak dari Nazarudin. Nah harus ada klarifikasi, dibuktikan. Betul nggak. Kalau betul harus dihukum sesuai hukum yang berlaku,” ujar Fadli usai mengikuti Dzikir dan Sholawat Akbar di Masjid At -Tin, Jakarta, Sabtu (11/3/2017).

Namun jika tidak terbukti, tegasnya, harus ada rehabilitasi. Oleh karenanya, dia juga mengimbau kalau memang tuduhan tidak terbukti, bisa dilaporkan saja ke Bareskrim seperti yang dilakukan Marzuki Alie. (Fath)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.